Aksi Teror di Prancis

Polisi Prancis Masih Gagal Korek Informasi dari Pelaku Teror

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 27 Jun 2015 18:23 WIB
teror di prancis
Polisi Prancis Masih Gagal Korek Informasi dari Pelaku Teror
Kepolisian teror Prancis tangkap terduga pelaku serangan (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Paris: Pihak berwenang di Prancis membebaskan salah satu dari empat orang tersangka pelaku penyerangan di pabrik gas. Serangan itu disertai pemenggalan seorang pria.

"Penyidik saat ini belum menemukan motif ataupun kemungkinan adanya kaitan asing dalam serangan ini," ujar Juru Bicara Kantor Kejaksaan Prancis  Agnes Thibaul-Lecuivre, seperti dikutip ABC News, Sabtu (27/6/2015).

Tersangka utama penyerangan, Yassin Salhi, saat ini masih berada di dalam tahanan pihak berwenang. Hingga saat ini tersangka belum memberikan keterangan apapun kepada penyidik.

"Berdasarkan hukum di Prancis, dia bisa ditahan selama empat hari sebelum dibebaskan atau didakwa atau pada akhirnya dipenjara," lanjutnya.

Istri dan adik dari Salhi masih tetap dalam penahanan pihak kepolisian. Sementara satu orang lainnya dibebaskan tanpa ada dakwaan.

Yassin Salhi memicu ledakan dengan menabrak mobilnya ke daerah yang mudah terbakar di dalam pabrik tersebut. Sementara atasannya ditemukan terpenggal di pagar pabrik itu.

Atasan dari pria berusia 35 tahun itu, terpenggal dan di dekatnya ditemukan bendera bertuliskan Arab. Salhi sendiri sebelumnya pernah diselidiki di masa lalu atas kaitan dengan kelompok militan.

Sejak insiden yang berlangsung pada Jumat (26/6/2015) itu, Prancis saat ini dinyatakan dalam kewaspadaan tingkat tinggi.

Perdana Menteri Prancis Manuel Valls mengatakan, negaranya dihadapkan pada ancaman baru teror. Menurutnya ancaman itu selalu dekat.

Valls memperingatkan ancaman masih akan terus datang. Dia melihat serangan di Prancis akan menciptakan ketegangan dan membuat komunitas Muslim di negara tereksploitasi.
 


(FJR)

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

Miryam: Sejak Awal Saya Kecewa

3 hours Ago

Miryam mengaku mendapat tekanan selama menjalani pemeriksaan di KPK dan menyesalkan sikap jaksa…

BERITA LAINNYA