7 Ribu TKI di Korea Selatan Ilegal

Pythag Kurniati    •    Minggu, 28 Jun 2015 15:25 WIB
tki
7 Ribu TKI di Korea Selatan Ilegal
Foto: Kepala BNP2TKI Nusron Wahid (kemeja putih) dan Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta Ravik Karsidi/MTVN_Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Solo: Sebanyak 7.000 tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Korea Selatan dinyatakan ilegal. Sebagian besar TKI itu habis masa kontrak sebagai pekerja di Korea Selatan.

"Biasanya masa kontrak hanya 5 tahun. Setelah itu seharusya mereka semua pulang ke Indonesia namun pada kenyataannya ribuan TKI tersebut enggan pulang karena telah merasa nyaman," kata Kepala Badan Nasional Penempatan Dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Nusron Wahid saat ditemui di Universitas Sebelas Maret Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (28/6/2015).

Salah satu yang menyebabkan para TKI enggan kembali ke tanah air yakni pendapatan yang jauh menurun dibanding bekerja di luar negeri. "Dalam lima tahun kontrak itu para TKI dapat membawa pulang penghasilan 500 hingga 600 juta rupiah. Ketakutan mereka ketika pulang adalah mereka tidak bisa mendapatkan gaji sebesar itu atau bahkan tidak mendapatkan pekerjaan," ujarnya.

Hal ini menjadi PR Besar bagi pemerintah Indonesia mengingat 7.000 TKI tersebut juga akan mengurangi serapan tenaga kerja baru yang akan mendaftar. “Pemerintah Korea Selatan juga mengatakan jika overstay di atas 10.000 program kerjasama tenaga kerja ini akan dihentikan, untuk itu kita tengah berupaya keras membujuk mereka pulang," kata Nusron.

Salah satu upaya preventif yang dilakukan oleh BNP2TKI adalah dengan mengadakan pembekalan bagi para calon TKI yang telah diterima sebelum berangkat Ke Korea Selatan. Selain itu pemerintah melalui BNP2TKI juga telah menyiapkan dana untuk memulangkan mereka.

Saat ini tercatat sejumlah 42.000 TKI berada di Korea Selatan. Sedangkan 7.000 TKI telah selesai masa kontrak namun tidak bersedia pulang ke tanah air.

 


(TTD)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

1 day Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA