Warga Solo Dominasi Calon TKI ke Korsel

Pythag Kurniati    •    Minggu, 28 Jun 2015 15:36 WIB
tki
Warga Solo Dominasi Calon TKI ke Korsel
Tes para calon TKI asal Solo di Universitas Sebelas Maret. Foto: MTVN/Pythag

Metrotvnews.com, Solo: Calon tenaga kerja Indonesia yang ingin bekerja di Korea Selatan didominasi warga Solo. Ini terbukti dengan adanya 13 ribu calon TKI asal Solo menjalani ujian kecakapan Bahasa Korea atau Employment Permit System Test of Proficiency in Korean Paper Based Test (EPS TOPIK PBT) 2015, di Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Minggu (28/6/2015).

Jumlah tersebut, kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nusron Wahid juga merupakan angka tertinggi dibandingkan dengan pendaftar di sejumlah daerah di Indonesia.

“Kita bekerja sama dengan beberapa Universitas di Indonesia untuk pendaftaran dan penyelenggaraan tes seperti Universitas Sebelas Maret, Universitas Dr. Soetomo, Universitas Esa Unggul. Jumlah pendaftar dan peserta tes di Solo ini tertinggi di antara semuanya,” kata Nusron.

Total pendaftar calon TKI ke Korea Selatan pada tahun ini berjumlah 28.556 orang. Nusron mengatakan penyelenggaraan ujian kali ini merupakan yang kelima kerjasama penyelenggaraan ujian calon TKI antara Universitas Sebelas Maret dengan BNP2TKI. Hal tersebut dibenarkan Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta, Ravik Karsidi.

“Kerjasama untuk seleksi TKI ini pertama kalinya pada 2010. Bagi UNS ini sejalan dengan program Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni berupa pengabdian kepada masyarakat,” tuturnya.

Kuota TKI dalam tes tahun ini sebanyak 5.800 orang. Sedangkan Pemerintah Korea Selatan akan menyerap 150 persen tenaga kerja dari total kuota tersebut. Indonesia, menurut Nusron, merupakan negara dengan jumlah TKI terbanyak yang bekerja di Korea Selatan. Selain Indonesia terdapat negara lain seperti Bangladesh, Filipina, dan Nepal.

Bagi calon TKI yang dinyatakan lulus akan ditempatkan di Korea Selatan untuk menjalani kontrak kerja selama lima tahun. Sektor industri manufaktur pendukung menjadi yang terbanyak ditempati TKI di Korea Selatan.


(UWA)