Pusat Data Komnas PA Terbakar, Data Angeline Terselamatkan

Annisa ayu artanti    •    Minggu, 28 Jun 2015 16:18 WIB
kebakaran
Pusat Data Komnas PA Terbakar, Data Angeline Terselamatkan
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait saat menunjukkan ruang pusat data yang ludes dilalap api. Foto: MTVN/Annisa Ayu Artanti.

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA), Arist Merdeka Sirait mengungkapkan, dirinya menduga kasus kebakaran Kantor Komnas PA semalam ada hubungannya dengan kasus Angeline.

Pasalnya, sejak 10 Juni 2015, Arist mengaku setelah kasus Angeline terkuak, banyak teror-teror yang ditujukan kepada Komnas PA untuk memberhentikan penyelidikan.

"Setelah 10 juni itu telepon sering berdering ya, seluler pribadi. Banyak tanda-tanda yang terjadi termasuk dialog di tv. Kita suruh mengehentikan kasus itu (kasus Angeline), jangan menggiring. Ini yang membuat kita merasa terteror," ungkap Arist di di Kantor Komnas Perlindungan Anak, Jalan TB Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Minggu (28/6/2015).

Dari dugaan tersebut, dirinya akhirnya menghubungkan kebakaran kantor Komnas PA dengan kasus Angeline. Ia menduga, kebakaran ditujukan untuk menghilangkan data-data terkait kasus Angeline.

Namun beruntung, data-data terkait kasus Angeline aman di tangan Arist. "Tapi data itu sempat terselamatkan, karena masih ada di tas saya copyannya. Termasuk hasil investigasinya, bukti-bukti, dan sebagainya," jelas dia.

Menurutnya, kebakaran yang terjadi semalam memiliki unsur kesengajaan. Lantaran api bukan berasal dari kompor yang meledak dan konleting arus listrik melainkan api berasal dari bagian atap gedung Komnas PA.

"Dari api itu unsur kesengajaan. Kata saksi Api itu berasal dari atas bukan di bawah. Di bawah tower itu, jadi bukan dari plafon muncul api. Saya juga enggak tahu, tapi saksi katakan ada bunyi ledakan. Paling tidak bahwa ada unsur itu. Karena api berasal dari atas. Kalau di bawah, kompor, itu artinya insiden ya," pungkas dia.


(DRI)