Jepang Berduka atas Kematian Tama, Kucing Kepala Stasiun

Willy Haryono    •    Minggu, 28 Jun 2015 17:05 WIB
satwa
Jepang Berduka atas Kematian Tama, Kucing Kepala Stasiun
Tama, seekor kucing yang ditunjuk sebagai kepala stasiun di Stasiun Kishi, Jepang, mati akibat gagal jantung pada 22 Juni 2015. AFP / TORU YAMANAKA

Metrotvnews.com, Tokyo: Tama, seekor kucing yang menjabat kepala stasiun di Jepang, dikenang petugas perusahaan kereta api dan sejumlah warga Jepang dalam sebuah upacara, Minggu (28/6/2015). 

Kucing berbulu putih hitam dan cokelat itu ditunjuk sebagai kepala stasiun Kishi di wilayah barat Jepang pada 2007. Dengan mengenakan topi dan jaket kepala stasiun, Tama duduk di pintu gerbang masuk dan menyambut setiap penumpang. Kucing ini menarik banyak turis dan menjadi terkenal di seluruh dunia, serta berkontribusi besar dalam perekonomian lokal.

Tama mati akibat gagal jantung pada 22 Juni lalu. Dalam upacara ala Shinto di stasiun Kishi, Tama dianggap telah menjadi semacam dewi. Agama Shinto memiliki beragam dewa dan dewi, termasuk hewan. 

Presiden Wakayama Electric Railway Mitsunobu Kojima mengucapkan terima kasih kepada Tama atas pencapaiannya selama ini. Ia akan mendirikan sebuah patung dan kuil khusus pada Juli mendatang. 

Sebelum ada Tama, stasiun Kishigawa hampir bangkrut. Stasiun itu pun kehilangan seluruh stafnya. 

Kojima mengatakan menunjuk Tama sebagai kepala stasiun hanyalah alasan dirinya agar si kucing tetap berada di situ. 

"Namun dia melakukan tugasnya dengan baik," tutur Kojima, seperti dikutip AFP

"Tama-chan benar-benar datang sebagai penyelamat, seperti sesosok dewei. Saya merasa terhormat dapat bekerja bersamanya," sambung Kojima dalam pidatonya. 

Selama masa tugasnya, Tama menyumbang sekitar 1,1 miliar yen terhadap perekonomian lokal. 

Kojima mengunjungi Tama di rumah sakit hewan satu hari sebelum kucing itu mati. Tama sempat terbangun dan mencoba menggapai Kojima dengan salah satu tangannya, seolah meminta dipeluk. 

Tama juga menatap langsung mata Kojima. Kojima lalu berkata kepada Tama untuk segera sembuh agar dapat merayakan peringatan 10 tahun sebagai kepala stasiun. Tama merespon dengan suara "meow."

Menurut Kojima, Tama akan digantikan seekor kucing lainnya, Nitama, yang kini berstatus sebagai pegawai magang di stasiun Kishi.


(WIL)