Jumlah Pendonor Darah Turun Selama Ramadan

Benny Bastiandi    •    Minggu, 28 Jun 2015 17:53 WIB
donor darah
Jumlah Pendonor Darah Turun Selama Ramadan
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) cabang kota Tangerang mendata pendonor darah di kawasan mal Tangerang City, Tangerang, Banten, Jumat (26/6). Foto: Antara/Lucky R.

Metrotvnews.com, Sukabumi: Jumlah pendonor darah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, selama Ramadan mengalami penurunan. Hal tersebut dibuktikan dengan turunnya stok labu darah setiap bulan Ramadan.

Ketua Palang Merah Indonesia Kabupaten Sukabumi Ayi Abdullah tak menampik terjadinya penurunan stok darah selama Ramadan. Namun kondisi tersebut disikapi dengan dilakukannya kegiatan donor darah meskipun saat bulan Ramadan.

"Kegiatan donor darah saat bulan Puasa ini untuk menjaga ketersediaan labu di PMI," kata Ayi kepada wartawan saat menggelar donor darah terhadap para peserta sanlat dan jemaah haji di Masjid Raya Raudatul Ifran Cibolang, Kecamatan Cisaat, akhir pekan lalu.

Ayi mengatakan kegiatan tersebut sebagai blusukan. Pasalnya, PMI turun langsung ke lapangan mencari para pendonor semata-mata agar stok darah selalu tersedia meskipun selama Ramadan.

"Kalau Puasa itu terkadang warga malas untuk donor darah. Sebetulnya donor darah bisa dilakukan meskipun dalam bulan Puasa, tetapi harus dicek dulu kesehatan si calon pendonor," terangnya.

Di satu sisi, lanjut Ayi, permintaan darah saat bulan Ramadan relatif tinggi. Karena itu, upaya jemput bola langsung ke lapangan diharapkan bisa memenuhi kebutuhan darah.

"Dari tiga lokasi yang kami datangi selama Ramadan, Alhamdulillah bisa mendapatkan sebanyak 310 labu darah. Kita akan salurkan darah ini ke RSUD Sekarwangi Cibadak, RSUD Jampang Kulon, dan RSUD Palabuhanratu," pungkasnya.

Sementara Bagian Administrasi Unit Donor Darah PMI Kota Sukabumi Firman menyebutkan jika pada Ramadan stok darah kosong, biasanya UDD PMI Kota Sukabumi akan membawa pendonor dari pihak keluarga yang membutuhkan.

Dia pun mengingatkan kepada pasien agar tak memanfaatkan calo pendonor darah yang biasanya marak saat Ramadan. "Kita tak mengetahui kandungan darah dari calo yang mendonor, apakah secara kesehatan memenuhi syarat atau tidak," ujar Firman.

Kebutuhan darah di Kota Sukabumi setiap bulannya mencapai 1.200 labu. UDD PMI Kota Sukabumi baru bisa memenuhi sebanyak 400 labu. Kekurangan labu darah tersebut biasanya diperoleh dengan cara membeli atau meminta bantuan dari wilayah lain.

"Selain menggencarkan kegiatan donor darah, kami juga sekarang mulai membeli labu darah untuk memenuhi kebutuhan selama Ramadan nanti," terangnya.


(UWA)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

4 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA