Belum Ada Tanggal Pasti Kapan Mapolres Jakarta Pusat Pindah

Damar Iradat    •    Senin, 29 Jun 2015 11:21 WIB
polisi
Belum Ada Tanggal Pasti Kapan Mapolres Jakarta Pusat Pindah
Ilistrasi--Anggota Polres jakarta pusat lakukan identifikasi. (Foto: MI/Galih)

Metrotvnews.com, Jakarta: Markas Polres Jakarta Pusat akan dipindahkan ke Kemayoran. Proses pemindahan dari Jalan Kramat Raya ke Kemayoran itu belum diketahui kapan akan dilaksanakan.

Pekan lalu Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian memang sempat melontarkan wacana pemindahan Mapolres Jakarta Pusat. Alasannya, Mapolres Jakarta Pusat dinilai tak memiliki lahan yang cukup luas untuk membuat tempat istirahat, sehingga para anggota di sana jadi mudah stres.

Kasubag Humas Polres Jakpus, Kompol Suyatno mengamini rencana pemindahan markas. Kendati demikian, soal 14 anggota yang mengalami gangguan jiwa bukan alasan utama rencana pemindahan markas tersebut.

"Masih dilihat kapan kira-kira bisa, rencananya memang bakal dipindah," ungkap Suyatno kepada Metrotvnews.com, Senin (29/6/2015).

Jadi, lanjutnya, bukan 14 orang sakit semua gara-gara tidak ada tempat untuk istirahat, tetapi juga terdapat anggota yang sudah sakit permanen. "Dan ini juga kan bukan sakit jiwa semua," lanjut dia.

Menurut Suyatno, lokasi Mapolres Jakarta Pusat saat ini yang berada di Jalan Kramat Raya memang sudah kumuh dan tidak layak. Namun, ia tak sepakat dengan anggapan kondisi Mapolres yang membuat anggotanya mengalami gangguan kejiwaan.

"Kan enggak terlalu ngaruh sebetulnya. Stres itu bisa saja karena banyak kegiatan di Jakpus. Kalau tidak ada tempat istirahat, mungkin bisa jadi salah satu alasan memang," beber Suyatno.

Suyatno menyatakan, menjadi kebutuhan bagi Polres Jakarta Pusat memiliki markas baru. "Kalau kita lihat sejarahnya, dari sekian polres, Jakpus ini polres yang pertama di Indonesia. Kita hanya ajukan agar anggota juga mendapatkan tempat yang enak," kata Suyatno.


(YDH)

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

ICW: Nama Hilang di Dakwaan Setnov Karena KPK Hati-hati

4 hours Ago

Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) berpendapat hilangnya sejumlah nama politisi yang seb…

BERITA LAINNYA