Api di Komnas PA Sulit Dipadamkan, Ahok Salahkan Warga Sekitar

Wanda Indana    •    Senin, 29 Jun 2015 11:42 WIB
kebakaran
Api di Komnas PA Sulit Dipadamkan, Ahok Salahkan Warga Sekitar
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait saat menunjukkan ruang pusat data yang ludes dilalap api. (Foto: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak mau berspekulasi terkait penyebab kebakaran yang terjadi di kantor Komnas Perlindungan Anak. Namun ia memastikan, pemadaman terhambat karena banyak warga yang memarkir kendaraan di pinggir jalan.

Ia mengungkapkan, petugas pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau lokasi kebakaran. Penghuni rumah yang menaruh mobil di pinggir jalan sekitar lokasi harus bertanggung jawab. Dia mengancam menderek mobil yang masih memarkir mobil di pinggir jalan.
 
"Pemadam kami susah masuk karena mereka parkir mobil di jalan. Petugas selalu terhalang mobil pribadi warga yang diparkir di jalan. Tidak bisa kaya gini terus, kami akan mulai derek mobil yang parkir nutupin jalan," kata Ahok, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (2/6/2015).
 
Terkait terbakarnya kantor Komnas Perlindungan Anak  diduga adanya sabotase oleh pihak tertentu. Ahok tidak mau bersepkulasi. Namun ia menegaskan, kebakaraan terjadi karena kantor Komnas PA berada di kawasan padat penduduk.
 
"Kalau sabotase tanya polisi deh. Saya tidak tahu itu. Saya gak tau kalau ada sabotase. Kalau untuk daerah kumuh, pasti marak kebakaran. Karena mereka itu kabel-kabel listrik tidak sesuai dan jalan masuk pemadam gak bisa," ujar Ahok.
 
Seperti diketahui, empat ruangan Kantor Komnas Perlindungan Anak terbakar Sabtu 27 Juni sekitar pukul 19.30 WIB. Di antara ruangan yang terbakar adalah ruang pusat penyimpanan data kasus kejahatan anak.
 
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Arist Merdeka Sirait mengaku belum tahu penyebab kebakaran kedua kalinya setelah 2009. 
(FZN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

12 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA