Pemindahan Mapolres Jakpus Harus Lihat Aspek Kedekatan dengan Masyarakat

Damar Iradat    •    Senin, 29 Jun 2015 11:59 WIB
polisi
Pemindahan Mapolres Jakpus Harus Lihat Aspek Kedekatan dengan Masyarakat
Ilustrasi Polres Metro Jakarta Pusat--Foto: MI/Galih

Metrotvnews.com, Jakarta: Pengamat kepolisian, Novel Ali, menyetujui rencana pemindahan Markas Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) ke Kemayoran. Dia menilai, selama ini Polres Jakpus masih sangat berjarak dengan masyarakat dalam memberikan pelayanan.

"Pengembangan lembaga seperti kepolisian itu berdasar dari harapan masyarakat. Misalnya, kualitas menurun karena faktor durasi atau jarak pusat pelayanan dengan masyarakat tidak boleh terjadi," papar Novel saat dihubungi Metrotvnews.com, Senin (29/6/2015).

Novel mengatakan, pemindahan Markas Polres Jakpus dari Jalan Kramat Raya ke Kemayoran diharapkan bisa melayani publik lebih optimal.

"Semakin dekat (jarak polisi dengan masyarakat) semakin baik, bukan sebaliknya. Polisi itu kan pelayan masyarakat, bukan masyarakat yang melayani polisi," paparnya.

Ia menjelaskan, polisi di Jakarta kurang tanggap dalam merespons laporan masyarakat. Hal ini bisa disebabkan bukan karena jarak tempuh, tapi juga waktu. Mengingat kata dia, kepadatan lalu lintas di Jakarta cukup tinggi.

"(Kemacetan) Harus dipertimbangkan juga. Memang banyak masyarakat yang mengeluh, masyarakat tetap tidak puas dengan kinerja kepolisian. Dari posko ke pelayanan kurang memenuhi pelayanannya," bebernya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, pemindahan kantor Polres Jakpus karena kawasan itu sudah semakin kumuh. Tito menjelaskan, sebanyak 14 anggota yang bertugas di Polres Jakpus stres karena tidak memiliki tempat istirahat.

"Itu sudah kumuh sekali. Mengganggu jalan raya karena separuh jalan dipakai untuk parkir anggota. Anggota juga sudah ada kurang lebih 14 orang yang mendekati gila karena stres dengan beban kerja yang besar. Tempat istirahat tidak ada," kata Tito Kamis, 26 Juni lalu.


(MBM)