JK tak Setuju PNS Tunggangi Kendaraan Dinas buat Mudik

Suci Sedya Utami    •    Senin, 29 Jun 2015 19:45 WIB
mudik lebaranmobil dinas menteri
JK tak Setuju PNS Tunggangi Kendaraan Dinas buat Mudik
Ilustrasi mobil dinas pejabat. ANTARA FOTO/ Aloysius Jarot Nugroho

Metrotvnews.com, Jakarta: Wakil Presiden RI Jusuf Kalla tidak sependapat dengan keputusan Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi yang mengizinkan pegawai negeri sipil (PNS) menggunakan kendaraan dinas, terlebih jenis operasional, untuk mudik Lebaran.

"Saya enggak setuju kalau pakai mobil operasional," kata JK di kantornya, Jalan Veteran III, Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (29/6/2015).

Menurutnya, penggunaan kendaraan operasional untuk keperluan mudik kurang tepat. Lain halnya dengan kendaraan dinas yang melekat pada jabatan, seperti mobil dinas pejabat yang dipakai untuk keperluan sehari-hari, misal mobil dinas wapres, mobil dinas bupati, dan lainnya.

"Tapi kalau mobil yang melekat pada jabatan tentu dia bisa pakai untuk dinas atau atau enggak dinas," jelas JK.

Sebelumnya, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI Yuddy Chrisnandi memberi izin kepada para PNS menggunakan kendaraan dinasnya untuk dipakai mudik.

"Walaupun diberi izin, tetapi PNS yang menggunakan aset negara untuk mudik itu harus menjaganya jangan sampai rusak, apalagi hilang dan wajib bertanggung jawab dengan kendaraannya itu," katanya Rabu pekan kemarin.

Izin yang diberikan bukan tanpa syarat, penggunaan kendaraan dinas hanya untuk PNS yang belum mempunyai keluarga, kemudian tidak memiliki kendaraan pribadi dan yang penghasilannya masih bisa dikatakan rendah.

Menurutnya, jika PNS sudah mempunyai kendaraan pribadi alangkah baiknya menggunakan kendaraan pribadinya itu, sehingga kendaraan itu tetap digunakan untuk tugas kedinasannya.


(AHL)