Sekjen NasDem: Menteri Tak Satu Pandangan, Mundur Saja

Dheri Agriesta    •    Senin, 29 Jun 2015 20:14 WIB
menteri penghina jokowi
Sekjen NasDem: Menteri Tak Satu Pandangan, Mundur Saja
Sekjen Partai NasDem Patrice Rio Capela memberikan sambutannya pada acara Konser Amal Hari Perempuan Sedunia di Gedung Film Usmar Ismail, Jakarta, Sabtu (7/3). Foto: MI/Rommy Pujianto.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella menganggap adanya menteri yang tak patuh kepada Presiden Joko Widodo memperlihatkan indikasi adanya menteri yang tak satu suara dengan Presiden Jokowi. Kata dia, menteri yang tak patuh itu sebaiknya mundur dari jabatannya.

“Kalau memang ada perilaku yang tidak terpuji dari menteri, berupaya menjelek-jelekan bahkan tidak patuh terhadap presiden, ya menteri tersebut mundur saja dari jabatannya. Prinsipnya kan menteri itu diangkat oleh presiden dan membantunya untuk menjalankan program-programnya,” jelas Patrice dalam siaran tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Senin (28/06).

Patrice tak menginginkan adanya perombakan kabinet. Sebab, perombakan kabinet menandakan ada sesuatu yang tak beres di Kabinet Kerja.

Lanjut dia, hal ini akan mempengaruhi citra pemerintahan karena kinerja yang dinilai kurang baik. Tapi, jika Presiden Jokowi menganggap perombakan kabinet sebagai jalan terbaik, Patrice tetap mendukung hal itu. 

“Dulu memang tidak ada harapan untuk reshuffle, tapi memang mungkin keadaan berkata lain. Presiden pasti punya pertimbangan mengenai menteri-menteri yang pas untuk menjalankan program pemerintah,” sebutnya.

Patrice pun menyarankan Presiden Jokowi tak ragu mengganti menteri yang dianggap kurang memuaskan di kabinet. Ia pun yakin, partai politik akan rela jika menteri yang dicopot berasal dari partai politik. Karena, saat diangkat menjadi menteri partai politik telah mewakafkan kadernya untuk menjadi pelayan kepentingan rakyat.

"Tidak boleh ragu, itu penting bagi presiden untuk mengganti komposisi di kabinetnya. Semua partai pasti ikhlas tanpa resistensi. Saya yakin itu," kata dia.


(DRI)