Ahok akan Bangun Pasar Tumpah Benhil

M Rodhi Aulia    •    Selasa, 30 Jun 2015 09:44 WIB
ahokpasar tradisional
Ahok akan Bangun Pasar Tumpah Benhil
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) --Antara/M Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berencana membangun pasar khusus di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Namun dia berjanji tidak akan menghilangkan nilai-nilai tradisi yang ada di pasar tersebut.

"Pasar tumpah itu lihat situasi. Makanya Benhil karena sudah tradisi kita mau bangun pasarnya," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2015).

Pembangunan pasar itu, sambung Ahok, bukan berarti mematikan mata pencaharian para pedagang yang menjajakan dagangannya di pinggir jalan raya. Akan tetapi, Ahok ingin menciptakan ketertiban.

"Kita itu bukan mau menghilangkan PKL. Konsep kami, bagaimana PKL ini ditata. Karena PKL ini, tulang punggung ekonomi rakyat. Tapi, kalau dia menyebabkan rakyat yang lain menderita dan merugi, itu preman namanya," terang Ahok.

Meski demikian, pembangunan itu masih jauh dari harapan. Sebab, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum memiliki lahan khusus untuk dijadikan pasar. Ahok mengkritik Dinas UMKM yang tidak membeli banyak tanah.

"Memang sayang, UMKM kami itu, sudah saya suruh beli tanah dari 2012, sampai 2015. Tapi baru beli 4.000 meter kan gila mereka," sesal Ahok.

Menurut catatan Ahok, sebagian besar PKL di Ibu Kota, berstatus tidak resmi dengan jumlah mencapai 600 ribu orang. Pembangunan pasar sebagai langkah agar PKL bisa resmi dan bebas dari pungutan liar preman setempat.

"Kita bisa narik retribusi Rp2.000 asal dia daftar resmi. Dia sekarang justru bisa bayar ke preman sampai Rp20 ribu-Rp60 ribu. Nah, kami ingin supaya pedagang ini bisa untung. Makanya salah satu contoh adalah Lenggang Jakarta yang kita latih," pungkas dia.


(YDH)