Investasi Sektor Perkapalan Serap Tenaga Kerja

Ade Hapsari Lestarini    •    Selasa, 30 Jun 2015 10:11 WIB
kapalbkpm
Investasi Sektor Perkapalan Serap Tenaga Kerja
Ilustrasi kapal -- FOTO ANTARA/Joko Sulistyo

Metrotvnews.com, Jakarta: Investasi sektor perkapalan dinilai akan semakin berkembang seiring adanya kebijakan yang mewajibkan pemerintah dan BUMN untuk membeli kapal dari galangan kapal dalam negeri.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani pun mengaku optimistis karena kebijakan tersebut akan meningkatkan utilisasi industri perkapalan untuk pembangunan kapal baru yang saat ini masih sekitar 40 persen.

Tak hanya itu, lanjut Franky, industri perkapalan ini diyakini akan menambah penyerapan tenaga kerja langsung yang saat ini berkisar 60 ribu orang.

"Kebijakan pemerintah tersebut akan mendorong adanya penambahan investasi di sektor perkapalan," ujar Franky, dalam siaran persnya, di Jakarta, Selasa (30/6/2015).

Franky menghitung kasar, setiap investasi sebesar USD1 juta dapat menciptakan tenaga kerja langsung 75 orang dan tenaga kerja tidak langsung hingga 300 orang. Saat ini BKPM sedang mengawal minat investasi sektor perkapalan senilai USD9,3 miliar yang artinya dapat berpotensi menyerap tenaga kerja langsung hingga 700 ribu orang.

"Kebutuhan kapal nasional dalam kurun waktu lima tahun mendatang di atas 1.000 kapal," tutur Franky Sibarani.

Dia pun merujuk kepada kebutuhan pengadaan kapal untuk program tol laut diproyeksikan hingga 619 kapal, dan proyeksi pengadaan kapal Kementerian Perhubungan (Kemenhub) hingga 365 unit untuk kapal perintis, kapal patroli, kapal navigasi dan kapal inspeksi.

"Itu belum termasuk kebutuhan kapal untuk kepentingan sektor migas, perikanan, kapal dinas dan lainnya," pungkas Franky.


(AHL)