Melaya Pasarkan Kerajinan Anyaman Lidi

Antara    •    Selasa, 30 Jun 2015 11:52 WIB
kerajinan
Melaya Pasarkan Kerajinan Anyaman Lidi
Ilustrasi -- FOTO: Antara/RIVAN LINGGA

Metrotvnews.com, Denpasar: Para pengrajin dari Kecamatan Melaya, Kabupaten  Jembrana, Bali barat memasarkan berbagai jenis kerajinan anyaman lidi berupa inke pada Pesta Kesenian  Bali (PKB) ke-37 di Taman 
Budaya, Denpasar.

"Kami ingin mengenalkan kepada masyarakat hasil kerajinan yang ditekuni  masyarakat di  Bali barat," kata Made Suantri, salah seorang pengrajin asal Melaya,  di Denpasar, Selasa (30/6/2015).

Ia mengatakan kerajinan anyaman lidi menjadi tumpuan harapan sejumlah masyarakat setempat, selain dijadikan mata pencaharian utama, ada pula beberapa masyarakat yang menggunakanannya sebagai pekerjaan  sambilan.

"Beberapa warga berprofesi sebagai petani dan peternak, menggunakan waktu luangnya untuk membuat dan mengayam  lidi untuk membuat aneka kerajinan," ujar Made Suantri.

Untuk membuat anyaman lidi memerlukan keahlian khusus karena membutuhkan ketelitian dan ketekunan menyatukan satu lidi dengan lidi yang lainnya. Selanjutnya, lidi yang digunakan harus lidi yang memiliki kualitas khusus, karena lidi yang kasar dan biasa susah untuk dianyam karena batangnya cepat patah.

Ia menambahkan, dalam sehari mampu memproduksi 20-30  buah anyaman mulai dari bentuk kecil hingga bentuk yang lebih besar. "Kerajinan lidi memiliki berbagai macam bentuk, mulai dari jenis piring biasa, nampan, tempat sesajen upacara agama, dan beberapa jenis lainnya," ujarnya.

Mengenai  harga, berkisar antara Rp8.500 sampai RpRp150.000 tergantung model dan jenis dari kerajinan itu sendiri. "Beberapa jenis anyaman yang lw0engerjaannya memerlukan waktu lama dihargai lebih mahal," imbuhnya.


(SAW)