BI: Penukaran Uang di Kabupaten Ditangani Bank Terdekat

Antara    •    Selasa, 30 Jun 2015 12:55 WIB
bank indonesia
BI: Penukaran Uang di Kabupaten Ditangani Bank Terdekat
BI (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Gorontalo: Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Gorontalo Suryono mengungkapkan bahwa penukaran uang di kabupaten-kabupaten akan dilayani oleh bank terdekat. BI hanya melayani langsung penukaran uang di Kota Gorontalo, karena keterbatasan penyimpanan uang di kantor tersebut.

"Kantor kami di Gorontalo belum memiliki gudang penyimpanan uang atau disebut khasanah seperti kantor BI lain di Indonesia. Hanya Gorontalo dan Serang yang belum memilikinya," ungkap Suryono, di Gorontalo, Selasa (30/6/2015).

Karena kendala tersebut, Suryono mengaku, BI sejauh ini masih menitipkan uang untuk penukaran uang di Bank Mandiri sebagai Pengelola Kas Titipan sejak 1990. Selain itu, Suryono mengungkapkan, pihaknya juga masih meminta bantuan dari BI Sulawesi Utara dalam menyuplai uang untuk penukaran uang rupiah dalam beberapa pecahan tersebut.

"Idealnya Gorontalo punya gudang sendiri agar bisa melayani penukaran uang lebih banyak. Tapi, sementara ini kami mengandalkan perbankan untuk menjangkau pelayanan masyarakat di desa-desa," jelasnya.

Sementara itu, Manager Cabang Bank Mandiri Gorontalo Lukmanul Hakim mengatakan bahwa Bank Mandiri adalah termasuk satu dari 17 bank yang akan melayani penukaran uang tersebut. "Tetapi, untuk jadwal penukaran di bank-bank jadwalnya belum ditentukan. Akan kami informasikan dalam waktu dekat," ungkapnya.

Ia hanya menekankan bahwa batas maksimal penukaran uang sama dengan yang diterapkan BI yakni Rp3,8 juta, namun pelayanan diberikan selama jam kerja setiap bank. Sedangkan BI akan melayani penukaran uang pada 1-2 Juli 2015 di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo pukul 09.00-12.00 Wita.


(ABD)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA