Penerima Subsidi Naik, Anggaran Subsidi Listrik Ikut Melonjak

Eko Nordiansyah    •    Selasa, 30 Jun 2015 15:00 WIB
apbnp2015
Penerima Subsidi Naik, Anggaran Subsidi Listrik Ikut Melonjak
Ilustrasi -- ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan pembengkakan subsidi listrik di 2016 menjadi sebesar Rp73,1 triliun diakibatkan adanya penambahan jumlah penerima subsidi yang sebanyak tiga juta pelanggan.

Dengan kata lain, tahun depan kenaikan subsidi listrik akan mencapai 9,5 persen karena besaran jumlah yang disubsidi bertambah banyak sebelumnya. Sementara subsidi listrik di 2015 sudah mencapai Rp66,15 triliun.

"Ini imbas dari pertumbuhan penjualan listrik 7,5 persen tahun ini dan bertambahnya pelanggan PT PLN (Persero) golongan subsidi sebanyak tiga juta konsumen. Jadi anggaran subsidinya membengkak Rp73,1 triliun, dibandingkan sebelumnya Rp66,15 triliun," ujar dia di Ruang Sidang Badan Anggaran (Banggar), Jakarta, Selasa (30/6/2015).

Sementara itu, Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan, nilai subsidi sebesar itu masih bisa diefisiensikan dan dikurangi lagi melalui pembahasan. "Tahun depan pasti bakal naik ke angka Rp 73,1 triliun, tapi angka ini masih bisa dikoreksi lewat pembahasan," tambah Suahasil.

Selain itu, pemerintah telah menetapkan beberapa target yang harus dicapai terkait subsidi listrik pada tahun depan.

"Targetnya di tahun depan itu dengan meningkatkan rasio elektrifikasi, menurunkan susut jaringan, menurunkan penggunaan BBM, menguatkan listrik panas bumi, tenaga surya, efisiensi anggaran, investasi PLN, dan transmisi perhitungan listrik," pungkasnya.


(AHL)