Rentan Gesekan, Perusahaan Go-jek Sediakan Tim Satgas

LB Ciputri Hutabarat    •    Selasa, 30 Jun 2015 16:07 WIB
gojek
Rentan Gesekan, Perusahaan Go-jek Sediakan Tim Satgas
CEO Go-jek Nadiem Makarim--Metrotvnews.com/LB Ciputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Menanggapi kasus gesekan antara driver Go-jek dengan ojek lokal, CEO Go-jek Nadiem Makarim menyebutkan pihaknya sudah menyediakan tim khusus. Tim nantinya bertugas menyelesaikan salah paham antara driver Go-jek dengan ojek lokal.

"Kalau benar ada tindakan kekerasan dan ancaman, kami menyediakan tim spesial satgas yang langsung turun ke lapangan untuk nangani masalah," kata Nadiem di Jalan Tulodong Atas, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2015).

Tim satgas, sambung Nadiem, akan berbicara langsung dengan ojek pangkalan mengenai maksud dan tujuan Go-jek sebenarnya. Sehingga, kesalahpahaman yang sering terjadi dapat diminimalisir.

Dia menuturkan, setiap driver dibekali nomor khusus untuk satgas. Sehingga, bila ada apa-apa, satgas bisa cepat bergerak ke tempat kejadian peristiwa.

"Kita redakan tensi-tensi yang ada, kita turun ke lapangan langsung menjelaskan kalau Go-jek bukan bermaksud untuk berkompetisi dengan mereka. Kalau ada tindakan fisik, kita akan langsung serahkan ke pihak berwajib," bebernya.

Terlepas dari resistensi yang diterima banyak pihak, Nadiem menuturkan, banyak juga timbal balik yang diterima perusahaan Go-jek. Bahkan, beberapa dari ojek pangkalan yang sebelumnya menolak kini ikut bergabung dengan Go-jek.

"Yang media enggak tahu itu, setelah banyak tensi, ojek pangkalan ramai-ramai datang ke kita minta gabung ke Go-jek. Ini satu hal yang perlu diketahui," tuturnya.

Sampai kini, perusahaan Go-jek memiliki 10.000 driver yang tersebar di seluruh Indonesia. Untuk sekarang, Go-jek hanya beroperasi di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, dan Bali.


(YDH)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA