Malaysia Seharusnya Sadar Sebatik Adalah Wilayah RI

Fajar Nugraha    •    Selasa, 30 Jun 2015 16:53 WIB
indonesia-malaysia
Malaysia Seharusnya Sadar Sebatik Adalah Wilayah RI
Direktur Polkamwil Hukum, Perjanjian Internasional Kemenlu Octavino Alimudin (Foto: MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Helikopter Malaysia yang melanggar wilayah Indonesia, seharusnya sudah sadar melakukan pelanggaran.

Direktur Polkamwil Hukum, Perjanjian Internasional Kemenlu Octavino Alimudin, Pemerintah Indonesia melalui Kemenlu sudah menyampaikan keprihatinan tersebut. Klarifikasi pun diminta mengenai insiden tersebut.

"Karena sudah jelas sebenarnya ini wilayahnya Indonesia. Di mana dalam waktu yang cukup sebenarnya mereka bisa melihat kalau ini wilayah Indonesia," ujar Octavino, di Ruang Palapa Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa (30/6/2015).

Dilihat dari kronologi waktunya, pos keamanan perbatasan pada Minggu (28/6/2015) pukul 08.43 pagi, melihat adanya helikopter Malaysia yang melintas. Kemudian pos melihat helikopter yang mendarat pada pukul 08.45. Namun pada pukul 08.48, helikopter take off dan meninggalkan wilayah tersebut.

"Meskipun waktunya singkat, sebenarnya dari aspek koordinat lokasi, tidak ada keraguan bahwa ini wilayah Indonesia," jelasnya.

Atas pelanggaran yang terjadi ini Kemenlu pada pukul 10.00 pagi tadi memanggil pihak perwakilan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. Namun bukan Duta Besar Zahrain Mohamed Hashim yang datang, melainkan Wakil Duta Besar Roseli Abdul.

Menurut Octavino, Wadubes Roseli belum mendapatkan laporan mengenai ini dari Kuala Lumpur. Namun dirinya menyebutkan bahwa Sabah Aviation Airlines sudah meminta maaf. Hal tersebut sudah diakui oleh KJRI Kinabalu.

Sebelumnya Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir menyebutkan bahwa helikopter itu mendarat di helipad mereka berdekatan dengan helipad yang ada di Indonesia.

Saat mereka mau mendarat di helipad tidak kelihatan karena ada genangan air. Mereka melihat ada helipad satu lagi mereka pikir itu helipadnya mereka begitu mau mendarat itu bukan helipad mereka itu wilayah Indonesia.

Di dalam helikopter tersebut diketahui ditumpangi oleh Menteri Dalam Negeri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi. Zahid diketahui tengah dalam perjalanan kunjungan kerja.
 


(FJR)