LPS Prediksi Defisit Neraca Berjalan USD22,5 Miliar di 2015

Angga Bratadharma    •    Selasa, 30 Jun 2015 17:11 WIB
lpsdefisit transaksi berjalan
LPS Prediksi Defisit Neraca Berjalan USD22,5 Miliar di 2015
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pelemahan prospek pertumbuhan ekonomi, pemulihan harga komoditas, dan perbaikan neraca perdagangan menjelaskan perbaikan prospek pada aspek neraca pembayaran dan nilai tukar. Neraca perdagangan diperkirakan masih akan mengalami surplus pada 2015 dengan besaran yang lebih tinggi dibanding pada 2014.

Hal tersebut seperti terungkap dalam laporan analisis stabilitas dan sistem perbankan triwulan II-2015, yang dipublikasikan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), seperti dikutip dari laman LPS, Selasa (30/6/2015).

Kontraksi pada ekspor dan impor barang diduga akan berimbas pada penurunan defisit di neraca jasa. Dengan perkembangan ini, LPS memperkirakan defisit neraca berjalan sebesar USD22,5 miliar (2,5 persen PDB) pada 2015, lebih rendah dari proyeksi LPS sebelumnya yang sebesar USD30,4 miliar (3,3 persen PDB).

Risiko terhadap neraca berjalan lebih banyak mengarah ke atas (defisit mengecil), ditentukan oleh seberapa lemah aktivitas ekonomi domestik akan terjadi di semester II-2015 serta dampak negatif pelemahan rupiah terhadap impor.

Defisit neraca berjalan akan dibiayai oleh surplus yang lebih besar di neraca finansial. LPS masih melihat adanya arus modal masuk (capital inflow) pada 2015 dan 2016 mengingat imbal hasil aset berbasis rupiah yang masih relaitf tinggi serta likuiditas global yang masih berlimpah.

Hal itu diperkirakan dapat terjadi meski suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) akan naik, Bank Sentral Eropa (ECB) dan Bank of Japan masih bertahan dengan kebijakan moneter yang sangat akomodatif melalui program quantitative easing-nya. Sementara, banyak banyak sentral negara berkembang yang telah memangkas suku bunga acuannya untuk mendukung laju perekonomian di tengah tekanan inflasi yang terbatas.


(ABD)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA