Pelatihan Safety Riding

Pengemudi GO-JEK, Harus Ikut Pelatihan Safety Riding

Ekawan Raharja    •    Selasa, 30 Jun 2015 19:37 WIB
safety riding
Pengemudi GO-JEK, Harus Ikut Pelatihan Safety Riding
GO-JEK meluncurkan program GO-JEK Street Smart Program. MTVN/Ekawan Raharja

Metrotvnews.com, Jakarta: GO-JEK merupakan salah satu layanan pemesanan ojek secara online. Tidak ingin mengabaikan sisi keamanan, manajemen perusahaan itu akhirnya meluncurkan GO-JEK Street Smart Program.

Nadiem Makarim, CEO GO-JEK Indonesia, menjelaskan bahwa GO-JEK sebagai mode transportasi harus aman. Pria berkulit cokelat tersebut ingin para pengemudi GO-JEK memiliki mindset safety riding saat berkendara.

"Safety itu yang utama. Kami tidak ingin karena cuma sekali pemesanan dan kemudian mengabaikan pemesanan di masa selanjutnya," jelas Nadiem Makarim pada hari Selasa 30 Juni, saat ditemui di SCBD Jakarta.

GO-JEK Street Smart Program merupakan pelatihan bagi para pengendara GO-JEK dalam meningkatkan kualitas mengemudi serta pelayanan terhadap pengguna aplikasi GO-JEK. Untuk melaksanakan program ini, GO-JEK menggandeng Rifat Drive Labs dalam memberikan pelatihan.

"Tugas kami di sini adalah mengajarkan ilmu safety dan defensive riding bagi para pengendara ojek agar bisa memberikan kontribusi rasa aman bagi pengguna aplikasi GO-JEK," jelas Rifat Sungkar di kesempatan yang sama.

GO-JEK Street Smart Program akan dilakukan secara bertahap. Batch pertama akan diikuti sekitar 6.000 orang dengan estimasi pelatihan selama 50-60 hari kerja. Sesi pelatihan bakal dilaksanakan dalam sehari penuh dengan estimasi peserta 120 peserta per hari.


(UDA)