Mentan akan Tingkatkan Bantuan di Bidang Pertanian

Sobih AW Adnan    •    Selasa, 30 Jun 2015 18:54 WIB
sembako
Mentan akan Tingkatkan Bantuan di Bidang Pertanian
Mentan panen bawang merah di Cirebon, Metrotbnews.com/ Sobih Abdul Wahid

Metrotvnews.com, Cirebon: Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Andi Arman Sulaiman, mengupayakan penyelesaian masalah pertanian di dalam negeri. Di antaranya adalah mengantisipasi terjadinya impor, peningkatan infrastruktur, serta menanggulangi faktor-faktor lain yang dapat berimbas pada ketidakstabilan harga dan pasokan.
 
“Kita tingkatkan bantuan di bidang pertanian. Nantinya, daerah yang bisa tingkatkan produksi ya kita tambah, tapi yang tidak, akan kami cabut,” tegas Arman saat berdialog dengan sejumlah petani bawang di Desa Jatiseeng, Kecamatan Ciledug Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (30/6/2015).
 
Arman menerangkan, atas dukungan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, saat ini pemerintah mendapatkan tambahan anggaran di bidang pertanian. Tambahan anggaran tersebut disasarkan untuk perbaikan infrastruktur, irigasi, bantuan pompa, pengadaan benih dan pupuk.
 
“Pemerintah telah mendapatkan anggaran tambahan sebesar 100 persen. Dari Rp15,8 triliun dinaikkan sebesar Rp16,9 triliun, jadi totalnya Rp32 trilun,” terang Amran.

Terkait upaya menghindari kebijakan impor, menurut Amran, Pemerintah juga turut menambahkan lahan produksi sebanyak 1000 hektar di Bima Nusa Tenggara Barat (NTB).
 
“Karena pada prinsipnya, jika petani masih bisa memproduksi, maka tidak akan ada lagi bahasa impor,” ujarnya.
 
Untuk saat ini, kata Amran, pasokan bawang merah di dalam negeri masih terbilang cukup. Dari data yang diperoleh, di 5 kabuten di Indonesia telah berhasil memproduksi sebanyak 200 ribu ton perbulan, padahal, lanjut Amran, kebutuhan masyarakat hanya berkisar 100.000 ton perbulannya.
 
“Jadi bisa satu juta ton pertahun. Soal harga yang kadang melambung, itu karena persoalan rantai pasok yang panjang, maka kita pangkas,” kata Amran.
 
(RRN)