TNI AU Selidiki Komersialisasi Hercules

Rudy Polycarpus    •    Selasa, 30 Jun 2015 22:19 WIB
hercules jatuh di medan
TNI AU Selidiki Komersialisasi Hercules
Marsekal Agus Supriatna (tengah). (Antara/Siswowidodo)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna mengatakan bakal mengandangkan seluruh pesawat angkut Hercules tipe B. Menurut Agus, TNI AU akan menginvestigasi kelayakan angkut pesawat itu.

"Sampai ditentukan kapal tipe B bisa buat mengangkut lagi," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (30/6/2015).

Pesawat TNI AU jenis C-130 Hercules dengan nomor ekor A-1310 itu jatuh di Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan, Medan. Pesawat produksi tahun 1964 ini dipiloti Kapten (Pnb) Sandy Permana yang melakukan lepas landas dari Lapangan Udara Soewondo, Medan, pukul 11.48, menuju Lanud Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

”Misinya melaksanakan PAUM atau penerbangan angkutan udara militer. Pihak TNI AU sedang menyelidiki penyebab kecelakaan," ujarnya.

PAUM adalah operasi rutin yang dilaksanakan TNI AU, yakni berupa pengangkutan personel/prajurit yang melaksanakan pergeseran dinas ataupun logistik TNI/TNI AU dari satu lanud ke lanud lainnya.

Agus enggan berspekulasi terkait penyebab kecelakaan tersebut. Pasalnya, kondisi pesawat buatan Amerika Serikat itu dianggap masih laik terbang. Demikian pula bahan bakar sudah terisi penuh.

Menurutnya, proses investigasi penyebab pesawat cukup sulit karena harus meminta keterangan dari kru pesawat yang masih diidentifikasi. Dia membantah Hercules tersebut dipakai untuk angkutan komersil. Meski dia mengakui ada korban yang berasal dari sipil yang merupakan keluarga dari TNI.

"Enggak ada dikomersilkan. Kecuali ada perintah dari atas misalnya untuk bencana alam. Kalau ada, saya pecat komandannya. Itu bagian dari evaluasi dan investigasi juga," cetusnya.


(MEL)