Apartemen di Bandung Minim Alat Pemadam Kebakaran

Roni Kurniawan    •    Selasa, 30 Jun 2015 22:38 WIB
apartemen
Apartemen di Bandung Minim Alat Pemadam Kebakaran
Pekerja menyelesaikan pengerjaan proyek pembangunan Apartemen Taman Melati Jatinangor (TMJ), Sumedang, Jabar, Kamis (26/2). Foto: Antara/Fahrul Jayadiputra

Metrotvnews.com, Bandung: Maraknya apartemen di Kota Bandung tak dibarengi dengan peningkatan keamanan. Pemerintah kota Bandung masih menemukan banyak apartemen, baik yang mewah maupun rusunawa, tak disertai alat pemadam kebakaran.

Kepala Dinas Penanggulangan dan Pencegahan Kebakaran Kota Bandung, Ferdy Ligaswara, mengaku sudah mengecek kondisi keamanan setiap apartemen yang ada di Kota Bandung.

"Apartemen maupun rusunawa di Bandung masih minim alat pemadam. Ini sangat disayangkan dan sebetulnya harus diperhatikan benar-benar baik oleh pemerintah maupun pengembang proyek tersebut," kata Ferdy kepada Metrotvnews.com di sela-sela acara groundbreaking Apartemen Rakyat di Rancacili, Ciwastra, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (30/6/2015).

Terlebih, diakui Ferdy, saat ini sedang kembali marak peristiwa kebakaran di Kota Bandung akibat datangnya musim kemarau dan cuaca panas yang menyengat. Bahkan, selama bulan Ramadan ada enam peristiwa kebakaran terjadi di Kota Bandung, baik di pemukiman padat maupun di perumahan mewah.

"Jadi, hidrant itu penting, tapi selalu saja diabaikan," imbuhnya. Penyediaan hidrant di setiap apartemen minimal berada di radius 30 meter.


(UWA)