Pertamina-Eni Muara Bakau Teken Jual Beli Gas LNG

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 01 Jul 2015 07:56 WIB
pertamina
Pertamina-Eni Muara Bakau Teken Jual Beli Gas LNG
Ilustrasi lapal LNG Pertamina. ANTARA FOTO/Rahmad

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) dan Eni Muara Bakau menandatangani Perjanjian Jual Beli Liquefied Natural Gas (PJB LNG) dengan volume 1,4 juta ton per tahun selama tujuh tahun untuk memenuhi kebutuhan gas domestik.

Direktur Energi Baru dan Terbarukan Pertamina Yenni Andayani mengatakan gas bersumber dari proyek pengembangan lapangan gas Jangkrik akan mulai diproduksikan mulai 2017.

"Pertamina tidak hanya membeli LNG porsi Domestic Market Obligation (DMO) tetapi juga membeli volume di luar DMO untuk mengantisipasi kebutuhan gas untuk mendukung pengembangan proyek-proyek kilang BBM, industri di Sumatera Bagian Utara dan Jawa Barat, selain untuk kebutuhan kelistrikan di Jawa Barat," kata Yeni, di Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (30/6/2015) malam.

Ia menjelaskan pembelian volume LNG di luar DMO, dilakukan untuk mendukung pengembangan proyek hulu dari Lapangan Jangkrik dan North East Jangkrik di Kalimantan Timur untuk memenuhi kebutuhan gas nasional.

"Dengan ditandanganinya perjanjian jual beli ini, proyek Jangkrik dan North East Jangkrik dapat segera dimulai," ujar dia.

Ia menambahkan, rangkaian penandatanganan PJB LNG ini kembali menunjukkan komitmen kuat Pertamina untuk memenuhi permintaan gas domestik, yang diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian nasional.

"Langkah ini juga bentuk dukungan nyata Pertamina kepada pengembangan proyek-proyek minyak dan gas bumi di Indonesia, dan program konversi BBM ke gas dalam rangka menjaga ketahanan energi nasional," jelas dia.

Selain itu, dia juga mengatakan seluruh pasokan LNG tersebut akan digunakan untuk memenuhi permintaan gas domestik yang meningkat tiap tahunnya.

"Pertamina siap untuk menjalankan peran penting, terutama dalam pengadaan LNG dan perkembangan kebutuhan infrastruktur seperti LNG regasifikasi dan penerimaan fasilitas seperti pipa gas di Indonesia," pungkas dia.


(AHL)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA