TNI AD Akui Masih Gunakan Senajata AK-47

   •    Jumat, 29 Mar 2013 21:18 WIB
TNI AD Akui Masih Gunakan Senajata AK-47
MI/Amiruddin Abdullah/fz

Metrotvnews.com, Jakarta: Markas Besar TNI Angkatan Darat mengakui masih menggunakan peluru kaliber 7,62 milimeter dalam satuan mereka. Amunisi itu biasa dipakai untuk penembak jitu (sniper).

"Masalah amunisi 7,62 milimeter, jujur masih tetap kita gunakan. Senjatanya juga masih digunakan," kata Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhie Wibowo di Mabes AD, Jakarta Pusat, Jumat (29/3).

Pramono menjelaskan, amunisi 7,62 milimeter merupakan standar sniper karena akurat dan memungkinkan dari jarak jauh. Amunisi itu dipakai untuk berbagai jenis senjata TNI AD, seperti G3, AK-47, dan SP.

"Senjata sampai sekarang senjata itu masih ada yang digunakan. Biasanya satuan bantuan tempur, kewilayahan," kata Pramono.

Sebelumnya, 31 selongsong peluru dan 19 proyektil ukuran 7,62 mm ditemukan di lokasi penyerangan Lembaga Pemasyarakatan Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Saksi melihat kelompok pelaku penyerangan menggunakan senjata AK-47.

Gerombolan pelaku yang diperkirakan 17 orang memaksa masuk ke LP dengan mengancam meledakkan granat, Sabtu (23/3) dini hari. Mereka mencari empat tahanan yang terlibat kasus pembunuhan terhadap anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Hugo's Cafe, Sleman, pada 19 Maret lalu.

Para pelaku menggunakan penutup wajah. Mereka berbagi tugas, ada yang menganiaya sipir, merusak CCTV, dan satu orang sebagai eksekutor penembakan empat tahanan. Keempat tahanan itu pun tewas. Gerombolan itu kemudian melarikan diri.

Hingga saat ini, tim investigasi Polri mengaku belum menemukan motif dan identitas pelaku. Sementara Markas Besar TNI juga menurunkan tim investigasi mulai hari ini. Tim dibentuk setelah TNI AD menemukan indikasi keterlibatan oknum anggota mereka dalam kasus tersebut.


KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

5 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA