Jokowi: Sistem Pengadaan Alutsista Harus Diubah

Desi Angriani    •    Rabu, 01 Jul 2015 11:05 WIB
hercules jatuh di medan
Jokowi: Sistem Pengadaan Alutsista Harus Diubah
Presiden Joko Widodo. (Foto: MTVN/Desi)

Metrotvnews.com, Depok: Presiden Joko Widodo memerintahkan Panglima TNI Moeldoko dan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu untuk mengubah sistem pengadaan alutsista di tubuh TNI. Mereka diminta melakukan perombakan yang mendasar tentang manajemen alutsista TNI.
 
"Saya perintahkan Menhan dan Panglima TNI untuk melakukan perombakan yang mendasar tentang manajemen alutsista TNI. Sistem pengadaan alutsista harus diubah, ini momentum," kata Presiden Jokowi usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Bhayangkara di Lapangan Mako Brimob Polri, Jalan Akses UI, Depok, Rabu (1/7/2015)
 
Pengadaan alutsista, harus diarahkan kepada kemandirian industri pertahanan agar TNI siap dengan alutsista buatan sendiri.
 
"Industri pertahanan kita harus terlibat, mulai dari rancang bangun, produksi, operasional, latihan pemeliharaan hingga pemusnahan alutsista yang sudah tua," ungkapnya.
 
Selain mengubah sistem pengadaan alutsista, Jokowi juga menginstruksikan investigasi mendalam soal penyebab kecelakaan pesawat Hercules C-130 yang menewaskan lebih dari 100 orang.
 
"Saya juga telah memerintahkan investigasi yang mendalam soal penyebab kecelakaan ini agar segera dilakukan," papar dia.
 
Jokowi juga menyampaikan duka mendalam dan berharap agar kejadian yang sama tidak terulang kembali. "Mari kita berdoa agar kita dijauhkan dari segala musibah," pungkas dia.
 
Seperti diketahui, Pesawat Hercules milik TNI AU yang membawa 122 penumpang beserta kru, jatuh di Jalan Letjen Jamin Ginting, Padang Bulan, Medan. Pesawat buatan 1964 itu jatuh sekira pukul 11.48 WIB atau dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo, Kota Medan.
 
Pesawat itu menimpa sejumlah bangunan dan diduga menelan korban selain yang berada di atas pesawat. Informasi terakhir, sudah 141 jenazah yang dievakuasi ke RSUP H Adam Malik Medan.


(FZN)