Terkait LRT, Ahok Minta DPRD Belajar Lagi

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 01 Jul 2015 12:03 WIB
lrt
Terkait LRT, Ahok Minta DPRD Belajar Lagi
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. (Foto:MI/Arya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki 'Ahok' Tjahaja Purnama menantang DPRD mencarikan solusi kemacetan yang selama ini terjadi di ruas jalan di Jakarta. Tantangan ini dilayangkan Ahok  karena adanya anggota DPRD yang mempermasalahkan penunjukan langsung BUMD PT Jakarta Propertindo (Jakpro) dalam proyek Light Rapid Transit (LRT).
 
"DPRD kalau tidak setuju kasih tahu apa caranya. LRT masuknya ke kereta api, sudah ada undang-undang khusus perkeretaapian, salahnya dimana? DPRD harus belajar lagi," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2015).
 
Menurut dia, Gubernur memiliki hak menunjuk langsung PT Jakpro untuk membangun LRT. Ia mengacu kepada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2004 tentang Penyertaan Modal Pemerintah (PMP). Ia yakin tidak melanggar peraturan apapun dalam pemberian modal sebesar Rp7,7 triliun kepada PT Jakpro.
 
"Saya berhak berikan ke BUMD kecuali BUMD itu belum ada Perda penyertaan modal. Sudah diputusin DPRD PMP ke Jakpro Rp10 triliun. Baru kasih Rp2 triliun, artinya ada kewajiban bayar sisanya," jelas Ahok.
 
Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD DKI Triwisaksana dan anggota Komisi D DPRD DKI Prabowo Soenirman mempermasalahkan penunjukkan langsung dua BUMD dalam proyek LRT.
 
Berdasarakan Peppres Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerja Sama Pemerintah dengan BUMD, Gubernur tidak berhak menunjuk langsung BUMD. Namun, harus melalui sistem lelang tender.
 
Pemprov DKI rencananya akan membangun LRT koridor 1 (Kelapa Gading-Kebayoran Lama) tahun ini. Sedangkan, koridor lainnya akan dilanjutkan pada tahun mendatang.
 
Nantinya, setiap rute akan dilalui sekitar 20 rangkaian kereta LRT, yang masing-masing mampu mengangkut hingga 628 penumpang. Pembangunan LRT akan melibatkan kota lain di sekitar Jakarta, seperti rute Jakarta-Bogor, Jakarta-Tangerang dan Jakarta-Bekasi.


(FZN)

Pengacara Sebut Dakwaan Novanto Imajinasi KPK

Pengacara Sebut Dakwaan Novanto Imajinasi KPK

1 hour Ago

Tim kuasa hukum Novanto mempertanyakan alat bukti yang menjadi dasar pembuatan surat dakwaan.

BERITA LAINNYA