Pameran Firaun Tutankhamun Terhambat Gejolak Politik Mesir

Willy Haryono    •    Rabu, 01 Jul 2015 12:10 WIB
politik mesir
Pameran Firaun Tutankhamun Terhambat Gejolak Politik Mesir
Topeng pemakaman Firaun Tutankhamun dipamerkan di sebuah museum di Kairo, Mesir, 23 Januari 2015. AFP / MOHAMED EL-SHAHED

Metrotvnews.com, Kairo: Kurator museum Medhat Abdallah tertawa saat diingatkan tentang adanya "kutukan Firaun Tutankhamun" saat sedang membersihkan sebuah ranjang kuno yang ditemukan di makam Raja Mesir hampir satu abad lalu. 

Artefak berumur 3.300 tahun ini adalah satu dari ratusan artefak yang belum pernah dipamerkan sebelumnya. Kumpulan artefak dari harta karun Raja Tutankhamun ini akan dipamerkan di sebuah "museum besar" yang sedang dibangun di dekat piramida Giza. 

"Kami sedang mempelajari bagaimana objek-objek ini dibuat ketika itu. Kumpulan artefak ini akan dipamerkan di Grand Egyptian Museum saat sudah siap," ucap Abdallah kepada AFP, Selasa (30/6/2015). 

Namun setelah hampir satu dekade setelah pembangunan Grand Egyptian Museum, atau disebut juga sebagai "rumah baru" Tutankhamum, proyeknya masih belum juga rampung. 

Gejolak politik dan krisis finansial yang melanda Mesir selama bertahun-tahun telah menunda konstruksi museum. Otoritas Mesir mengatakan museum itu baru akan dibuka pada 2022, bukan 2015 seperti yang sebelumnya dijadwalkan. 

Sekitar 5.000 pegawai bekerja dalam tiga shift untuk membangun museum di lahan seluas 47 hektare di dekat piramida. 

Museum ini akan memamerkan sekitar 100 ribu artefak di lima zona, termasuk seluruh kekayaan Tutankhamuk. 

Mumi Tutankhamum akan tetap berada di Bukit Raja-Raja di Luxor, yang ditemukan pada 1922.



(WIL)