Ini Alasan Tukang Ojek Lebih Pilih GrabBike

LB Ciputri Hutabarat    •    Rabu, 01 Jul 2015 12:23 WIB
grabbike
Ini Alasan Tukang Ojek Lebih Pilih GrabBike
kantor GrabBike. (Foto: LB Ciputri Hutabarat)

Metrotvnews.com, Jakarta: Angkutan roda dua GrabBike mulai diserbu oleh ratusan tukang ojek yang ingin mendaftar menjadi driver. Tapi kenapa harus GrabBike? Berikut penuturan beberapa tukang ojek yang ingin bergabung dengan GrabBike kepada Metrotvnews.com.
 
"Di GrabBike kita dapat lebih banyak. Pembagiannya 10 buat kantor, 90 buat driver. Jadi kan kita dapat lebih banyak," kata Junaedi, 30, warga Kemayoran di kantor GrabBike Jalan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2015)
 
Junaedi mengatakan, dia lebih memilih yang keuntungannya besar. Hal ini dinilainya dari cara penarikan tim GrabBike kepada tukang ojek pangkalan. "Kalau GrabBike marketingnya kuat, dananya besar katanya. Jadi kita lebih percaya. Saya bukan yang ditarik dari pangkalan, tapi saya yang langsung daftar," jelasnya.
 
Hal serupa juga diungkapkan Syamsah, 30, yang sebelumnya berprofesi sebagai juru parkir. Dia gabung ke GrabBike karena tergiur iming-iming penghasilan tinggi. Ia meyakini itu setelah temannya merasakan langsung.
 
"Temen sudah ngerasain sendiri. Sehari minimal Rp200 ribu di tangan, ditambah lagi kalau angkut penumpang lima kali dapat bonus Rp50 ribu," paparnya.
 
Dari informasi yang dihimpun, driver GrabBike sudah mencapai 2 ribu orang di seluruh Indonesia. Awalnya GrabBike merupakan integrasi aplikasi dari GrabTaxi yang sudah meluncur lebih dulu.
 
Melihat kesempatan yang ada, sejak bulan Mei kemarin, GrabTaxi diketahui mulai membuka layanan bagi tukang ojek. Tak jauh berbeda dengan pesaingnya, Go-Jek, GrabBike juga menawarkan keamanan dan kenyamanan serta tarif yang pasti saat berkendara.


(FZN)