Aturan Dilarang Merokok Picu Kerusuhan di Penjara

Willy Haryono    •    Rabu, 01 Jul 2015 13:11 WIB
penjara
Aturan Dilarang Merokok Picu Kerusuhan di Penjara
Sebuah penjara di Adelaide, Australia. AFP / WILLIAM WEST

Metrotvnews.com, Victoria: Polisi bersenjata lengkap meredam kerusuhan yang melibatkan 300 narapidana di sebuah penjara di Australia, Rabu (1/7/2015). Kerusuhan dipicu penerapan aturan dilarang merokok. 

Penjara Metropolitan Remand Centre masih ditutup setelah terjadinya kerusuhan selama 15 jam. Narapidana membanting pintu, menyulut api dan mempersenjatai diri mereka dengan tongkat dan jeruji besi. 

Tiga petugas penjara menderita luka ringan. Lima napi dibawa ke rumah sakit, beberapa terkena luka gigitan anjing, setelah polisi memasuki kompleks penjara pada pagi hari. 

"Saya sangat lega tidak ada satu orang pun yang terluka serius," ujar kepala kepolisian negara bagian Victoria Wade Noonan kepada awak media. 

"Namun saya tekankan kejadian ini tidak dapat diterima. Aksi kriminal ini tidak dapat diberikan toleransi," sambung dia, seperti dikutip AFP

Noonan berjanji menggelar investigasi menyeluruh mengenai pihak yang bertanggung jawab. 

Kerusuhan dipicu aturan dilarang merekok yang mulai berlaku hari ini. Premier Victoria, Daniel Andrews, bersikukuh akan tetap menerapkannya. 

"Aturan dilarang merokok tidak akan berubah," tegas Andrews.


(WIL)

Kasus KTP-el, KPK Periksa Mayus Bangun untuk Setya Novanto

Kasus KTP-el, KPK Periksa Mayus Bangun untuk Setya Novanto

53 minutes Ago

KPK hari ini memeriksa Chief Business Operation PT Astra Graphia IT Mayus Bangun, Astra Graphia…

BERITA LAINNYA