Hercules Jatuh, Alutsista Jadi Materi Ujian Calon Panglima TNI

Surya Perkasa    •    Rabu, 01 Jul 2015 13:53 WIB
panglima tnihercules jatuh di medan
Hercules Jatuh, Alutsista Jadi Materi Ujian Calon Panglima TNI
Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq--Foto: MI/Agung Wibowo

Metrotvnews.com, Jakarta: Peristiwa jatuhnya pesawat Hercules C-130 milik TNI AU menjadi sorotan. Alat utama sistem pertahanan (Alutsista) TNI secara keseluruhan dipertanyakan.

Karena tidak sekali insiden kecelakaan seputar kendaraan milik TNI terjadi, alutsista menjadi materi uji fit and proper test calon Panglima TNI.

"Dalam kesempatan fit and proper test memang akan kita minta, pertama perubahan pengadaan alutsista," kata Ketua Komis I DPR Mahfudz Siddiq di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2015).

Sistem pengadaan alutsista memang menjadi salah satu perhatian Komisi I DPR. Sebagian alutsista TNI, pesawat Hercules dan F-16 yang terbakar April lalu, merupakan kendaraan militer yang didapat lewat mekanisme hibah.

Poin kedua, audit kelayakan dan keamanan alutsista yang telah berumur sudah perlu dilakukan. Sebab, beberapa kecelakaan alutsista melibatkan kendaraan yang telah tua.

Pesawat Hercules yang jatuh di Medan, Sumatera Utara, disebutkan telah berumur puluhan tahun. Selain itu pesawat F-16 yang terbakar di Pangkalan Halim Perdanakusuma juga merupakan pesawat berusia belasaan tahun hasil rekondisi.

"Dan ketiga terkait soal SOP warga sipil yang gunakan pesawat angkut militer," kata dia.

Penggunaan alutsista untuk kepentingan ekonomi dan warga sipil ini terungkap setelah ada warga sipil yang mengakui membayar Rp990 ribu untuk naik Hercules milik TNI AU.

Hari ini Komisi I DPR mengagendakan untuk menguji Jenderal Gatot Nurmantyo. Kepala Staf Angkatan Darat TNI ini diusulkan Presiden Joko Widodo menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Moeldoko yang hendak pensiun.


(MBM)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

17 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA