PHL Pasar Rebo Jadi Korban Pemerasan

Intan fauzi    •    Rabu, 01 Jul 2015 13:58 WIB
phl pemprov jakarta
PHL Pasar Rebo Jadi Korban Pemerasan
PHL kalisari. (Foto:Intan Fauzi)

Metrotvmews.com, Jakarta: Sebanyak 42 Pekerja Lepas Harian (PHL) kebersihan Kali Pasar Rebo, Kelurahan Pasar Rebo, Jakarta Timur, mengeluh. Mereka diancam dipecat jika tidak menyetorkan sebagian gaji tiap bulannya kepada koordinator.
 
Semula, para PHL tidak mengeluh dipotong Rp200 ribu per bulan saat Upah Minimum Provinsi (UMP) Rp 2,4 juta. "Itu awalnya sudah kesepakatan. Yang penting kita kerja, enggak masalah kasih sebagian ke dia (DMH Simanjuntak)," kata salah satu PHL, Prayitno, di kediamannya, Jalan Lestari, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (1/7/2015).
 
Namun, jumlah potongan makin besar saat UMP naik. Mereka merasa diperas oleh koordinator PHL DMH Simanjuntak. Sekarang UMP Rp 2,7 juta setoran naik jadi Rp500 ribu. Jadi kita enggak ngerasain kenaikan UMP," ungkap Prayitno.
 
Sebelumnya diberitakan, PHL dipaksa menyetorkan uang Rp500 ribu - Rp700 ribu dari gaji mereka tiap bulannya. Jika tak menuruti, pekerja diancam akan dipecat. Para pekerja yang tercatat 42 orang itu bertugas untuk membersihkan kali dari Kalisari hingga Cijantung. Mereka bekerja di bawah Dinas Kebersihan DKI Jakarta.
 


(FZN)