10 PHL di Pasar Rebo Terbukti Fiktif

Intan fauzi    •    Rabu, 01 Jul 2015 14:00 WIB
phl pemprov jakarta
10 PHL di Pasar Rebo Terbukti Fiktif
Pekerja Harian lepas menikmati makan siang. (Foto: Antara/Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pekerja Harian Lepas (PHL) yang direkrut untuk membantu tugas kelurahan terbukti banyak yang fiktif.  Ada 10 orang dari 42 PHL kebersihan kali di Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, fiktif.
 
"Iya saya tahu ini salah," kata PHL fiktif Misbahul Anam kepada Metrotvnews.com di Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Selasa (30/6/2015) malam.
 
Awalnya, Misbah ditawari oleh koordinator PHL Kali Pasar Rebo, DMH Simanjuntak, untuk menjadi pekerja fiktif. "Waktu itu saya ngasih lamaran sama bapak saya. Bapak saya dipanggil duluan, sudah kerja. Kalau saya dipanggil baru kemarin," jelas Misbah.
 
Misbah mengaku diberi upah sebesar Rp500 ribu oleh DMH Simanjuntak. "Dibayar Rp500 ribu dari Rp2,7 juta yang masuk rekening," ungkapnya.
 
Sebetulnya ia mau jika disuruh bekerja seperti teman-teman PHL lainnya. Dia tetap ada rasa waswas jika hal tersebut dibawa ke jalur hukum. Namun, Pak Simanjuntak atau akrab dipanggil Opung itu melarangnya bekerja. "Mau saja saya disuruh kerja tapi enggak dibolehin," imbuhnya.
 
Sebelumnya dikabarkan, 10 dari 42 PHL di Kali Pasar Rebo diduga fiktif. Sebanyak 10 rang itu sengaja didaftarkan DMH Simanjuntak sebagai PHL. Tugas mereka tiap hari hanya absen pagi dan sore. Mereka dibayar Rp500 ribu sebulan, padahal gaji PHL Rp 2,7 juta.


(FZN)