60 Persen Pengguna Layanan GrabBike Perempuan

LB Ciputri Hutabarat    •    Rabu, 01 Jul 2015 15:33 WIB
grabbike
60 Persen Pengguna Layanan GrabBike Perempuan
kantor GrabBike. (Foto: LB Ciputri Hutabarat)

Metrotvnews.com, Jakarta: Layanan aplikasi GrabBike ternyata primadona bagi kaum Hawa, khususnya bagi mereka pekerja kantoran. Layanan jasa ini dinilai memberikan keamanan yang terjamin.
 
"Data dari kantor lebih banyak perempuan. Hampir 60 persen lebih perempuan yang naik GrabBike. Biasanya saya dapat penumpang habis pulang kantor malam," kata salah satu driver GrabBike, Jemu, 45, kepada metrotvnews.com di Jalan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2015).
 
Menurut Jemu, kaum wanita memilih layanan karena sistem keamanan terjamin. Tiap data driver sudah disimpan di kantor. Bahkan, untuk mengawasi drivernya, GrabBike menahan barang berharga milik driver sebagai jaminan.
 
"Mereka menilai lebih aman. Semua driver terdata di kantor. Saya saja ini ditahan buku nikah buat jaminan. Jadi kita kerja juga tidak berani macam-macam," ujarnya.
 
Ia mengungkapkan promo yang sedang digencarkan GrabBike menambah permintaan pelanggan. Meski pelanggan membayar murah, namun driver tetap mendapat harga penuh dari kantor.
 
"Karena murah, cuma Rp5 ribu sudah bisa kemana-mana. Cuma kita tetap dibayar full sama kantor. Makanya semua tergantung kita mau ambil pelanggan atau enggak," jelasnya.
 
Soal keamanan pelanggan dibenarkan salah seorang staff GrabBike yang tak ingin disebutkan namanya kepada metrotvnews.com. Dia bilang, GrabBike punya sistem yang ketat untuk mengawasi drivernya. Bahkan, GrabBike tak segan memberikan sanksi kepada driver yang ugal-ugalan.
 
"Kalau ada yang enggak benar, penumpang bisa langsung kasih komentar setelah pemakaian. Bila perlu kita suspend. Enggak kasih jalan untuk beberapa hari," ucapnya.
 
Jika dilihat dari komunikasi antar muka aplikasi GrabBike di ponsel pintar, pelanggan diberikan kesempatan untuk memberikan komentar, kritik dan saran bagi drivernya. Tak hanya itu, nama driver, nomer handphone serta plat kendaraan yang dimiliki pun terpampang jelas.
 
Pelanggan bisa melaporkan driver ketika ia mendapatkan perlakuan tak enak. "Pasti langsung hari itu juga dipanggil dan diproses," tutupnya.


(FZN)