Freeport Gandeng BPJS Kesehatan Penuhi FKTP

Dian Ihsan Siregar    •    Rabu, 01 Jul 2015 16:58 WIB
freeport
Freeport Gandeng BPJS Kesehatan Penuhi FKTP
Ilustrasi kegiatan di kantor BPJS -- FOTO: MI/ANGGA YUNIAR

Metrotvnews.com, Jakarta: BPJS Kesehatan bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia memenuhi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) di lingkungan perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan yang dilakukan Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan Sri Endang Tidarwati di kantor pusat BPJS Kesehatan, Jakarta, Rabu (1/7/2015).

Dia menjelaskan, FKTP berupa klinik-klinik yang merupakan fasilitas kesehatan milik Freeport Indonesia yang dikelola oleh PT Alas Emas Abadi (PT AEA) dan berada di area kerja PT Freeport Indonesia yang memberikan pelayanan kesehatan perorangan yang bersifat nonspesialistik (primer) meliputi rawat jalan dan rawat inap.

Klinik tersebut ditetapkan sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan bersifat tertutup (closed provider). Klinik-klinik tersebut adalah klinik Kuala Kencana, klinik Portside, klinik Base camp, klinik Mile 38, klinik Ridge camp, klinik GBT (Gunung Bijih Timur), klinik Mile 74, klinik Grasberg, dan poliklinik Tembagapura.

Momen ini, jelas Endang, sangat baik sebagai upaya meningkatkan jumlah jejaring faskes yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan diharapkan Badan Usaha lain yang memiliki Faskes Primer berupa klinik, atau poliklinik yang pesertanya merupakan peserta BPJS Kesehatan dapat pula menjadi mitra BPJS Kesehatan.

"BPJS Kesehatan sangat menyambut baik apa yang dilakukan Freeport. Ini dapat dijadikan percontohan bahwa FKTP milik Badan Usaha dapat bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Kami juga melakukan upaya credentialing demi memenuhi standar  pelayanan di FKTP tersebut, dan diharapkan FKTP-FKTP milik BU dapat mengejar kualitas yang diharapkan mampu memberikan pelayanan yang terbaik bagi peserta BPJS Kesehatan," jelas Endang.

Sampai saat ini, BPJS Kesehatan telah melakukan kerja sama dengan 23.653 Faskes yang terdiri dari 19.304 Faskes Primer, 1.771 Faskes Lanjutan dan 2.578 Faskes Penunjang. Angka ini terus berkembang setiap bulannya. Adapun untuk memperoleh jaringan fasilitas kesehatan yang berkualitas, sambung Endang, BPJS Kesehatan juga menerapkan credentialing atau seleksi kualitas provider sebelum bekerja sama.


(AHL)