Yunani Gagal Bayar, Minyak Melemah

Antara    •    Rabu, 01 Jul 2015 17:22 WIB
minyak
Yunani Gagal Bayar, Minyak Melemah
Ilustrasi -- FOTO: Reuters/Issei Kato

Metrotvnews.com, Singapura: Harga minyak melemah di perdagangan Asia pada Rabu (1/7/2015), setelah Yunani gagal melakukan pembayaran angsuran utang 1,5 miliar euro (USD1,7 miliar) kepada Dana Moneter Internasional (IMF).

Dalam perdagangan sore hari, patokan AS, minyak mentah light sweet atau West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Agustus 2015 melemah 85 sen menjadi 58,62 USD per barel, sementara minyak mentah Brent untuk Agustus turun 78 sen menjadi 62,81 USD  per barel.

"Krisis utang Yunani mungkin telah memicu kekhawatiran tentang efek penularan kepada zona euro, yang berarti bahwa kita bisa melihat penurunan permintaan minyak karena pertumbuhan berpotensi melemah," kata Bernard Aw, ahli strategi pasar di IG Markets di Singapura, Rabu (1/7/2015).

Nicholas Teo, seorang analis di CMC Markets, mengatakan penguatan Dolar AS memiliki kontribusi terhadap mundurnya harga minyak. “Pedagang juga sedang mengawasi rilis angka persediaan minyak AS,” kata dia.

Kegagalan melakukan pembayaran utang menjadikan Yunani satu-satunya Negara maju kekurangan uang yang pernah jatuh ke dalam gagal bayar atau "default" dengan pemberi pinjaman krisis global (IMF).

Ini menggarisbawahi kegagalan upaya-upaya selama lebih dari lima bulan untuk menyelamatkan perekonomian dan mencegah Athena keluar dari zona euro.

Sementara itu, harga minyak telah berbalik naik (rebound) pada Selasa, karena Iran dan enam negara kuat dunia memperpanjang batas waktu untuk mencapai kesepakatan nuklir, menunda masuknya lebih banyak minyak Iran ke pasar global yang sudah kelebihan pasokan.

 


(SAW)