Pembaruan Alutsista Dilakukan dalam Lima Tahun

Dheri Agriesta    •    Rabu, 01 Jul 2015 19:08 WIB
hercules jatuh di medan
Pembaruan Alutsista Dilakukan dalam Lima Tahun
Pesawat Hercules berjalan di runway Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis 30 Maret 2015. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Joko Widodo meminta ada perombakan mendasar pada manajemen alutsista yang dimiliki TNI, termasuk memusnahkan alutsista yang telah uzur. Permintaan Jokowi akan dilaksanakan dalam kurun lima tahun pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.
 
"Tentu dalam waktu lima tahun ini, butuh perhitungan, anggaran, negosiasi, dan butuh pemilihan yang teliti terhadap alutsista," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2015).
 
JK mengingatkan, permasalahan umur teknis alutsista bergantung pada pemeliharaan. Jika dipelihara dengan baik, performa alutsista yang dimiliki bisa tetap prima.
 
"Mobil atau pesawat baru dua tiga tahun, tapi tidak dipelihara tetap mogok juga. Kendaraan umurnya tua, tapi perawatannya baik itu tetap jalan. Apalagi ini pesawat angkut bukan pesawat tempur. Kalau pesawat tempur tidak bisa lama begitu, bagaimana bisa bertempur? Ini kan angkut makanan dan pasukan," jelas JK.
 
Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta ada perombakan mendasar pada manajemen alutsista di tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI).
 
"Saya perintahkan kepada Menhan dan Panglima untuk melakukan perombakan yang mendasar pada manajemen alutsista TNI," ujar Jokowi usai Peringatan Hari Bhayangkara di Markas Komando Brimob, Depok, Jawa Barat.
 
Presiden mengamanatkan zero accident dalam penggunaan alutsista. Prajurit TNI yang mengoperasikan pesawat tempur, pesawat angkut, kapal perang, helikopter hingga kapal selam harus dalam kondisi kesiapan operasional tinggi.


(FZN)