Diminta Tak Urusi SIM, Polri: Jangan Mengada-ada

Githa Farahdina    •    Rabu, 01 Jul 2015 19:22 WIB
sim
Diminta Tak Urusi SIM, Polri: Jangan Mengada-ada
Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto--MI/ARYA MANGGALA

Metrotvnews.com, Jakarta: Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Polri (KOREKSI) mengajukan uji materi UU terkait penerbitan STNK dan SIM oleh Polri ke MK. Menurut mereka, Polri mengabaikan tugas utamanya karena ada tugas tersebut.

Polri pun merespons. Karo Penmas Polri Brigjen Agus Rianto tak terlalu mempermasalahkan uji materi itu. "Nanti lihat saja. Kan semuanya ada mekanismenya," kata Agus kepada Metrotvnews.com, Rabu (1/7/2015).

Agus mempertanyakan apa yang telah diabaikan Polri. "Yang kita abaikan apa sekarang? Pekerjaan apa yang kita abaikan? Apa yang kita tidak berikan kepada masyarakat?" tegas Agus.

Melakukan sesuatu, apalagi berkaitan dengan hukum serta uji materi, sama sekali bukan perkara mudah. Agus meminta semua pihak benar-benar berpikir sebelum bertindak.

"Jangan terlalu mengada-ada. Harus dicerna secara betul. Ini pekerjaan urusan negara, urusan masyarakat. Kita tidak bisa serta merta dengan semudah membalikkan telapak tangan untuk melaksanakan tugas yang berkaitan dengan publik," tambah Agus.

Menurut Agus, polisi telah melakukan tugas tersebut selama puluhan tahun. "Apa alasannya sehingga bagitu? Apa kepentingannya?" kata Agus.

KOREKSI menginginkan reformasi Polri dengan mencopot kewenangan Polri menerbitkan SIM dan STNK. "Kami mencoba merekonstruksi struktur kepolisian saat ini. Kami melihat permasalahan kepolisian saat ini karena beban kepolisian yang sangat berat. Salah satunya mengurus SIM dan STNK," kata Koordinator KOREKSI Erwin Natosmal Oemar di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (1/7/2015).

Erwin mengajukan permohonan uji materi dua Undang-undang sekaligus. Yaitu Undang-undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian, dan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) terhadap UUD 1945.


(YDH)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

2 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA