Akun Idjon Janbi Dinilai Bentuk Opini Tandingan

- 31 Maret 2013 23:54 wib
Antara/Noveradika/vg
Antara/Noveradika/vg

Metrotvnews.com, Yogyakarta: munculnya akun di jejaring sosial media facebook yang mengatasnamakan Idjon Janbi, yang memberikan catatan kasus penyerangan LP Cebongan, Sleman, Yogyakarta dinilai pengamat politik sebagai opini tandingan yang telah berkembang di masyarakat.

“Itu (Idjon Janbi) merupakan upaya counter opinion yagn telah berkembang di masyarakat,” kata Ari Dwipayana, pengamat politik dari UGM, Minggu
(31/3).

Di akun facebook Idjon Janbi, membuat catatan yang menceritakan kronologis penyerangan LP Cebongan, Sabtu (23/3), lalu dengan versi lain yang
berbeda dari yang dimuat media massa. Dan dalam catatan Idjon Janbi juga menuliskan bahwa kasus penembakan tersebut terkait persaingan kartel
narkoba.

Ari menilai, tidak menutup kemungkinan, akun Idjon Janbi juga akan terus melakukan counter opinion yagn lain. Sehingga ada opini lain yang berkembagn di masyarakat tentang kasus penyerangna di Cebongan.

Presiden, lanjut Ari, harus segera membentuk tim independen untuk menyelidiki kasus Cebongan. Karena menurut Ari, dengan tim independen betukan presiden, bisa meminilisir bias opini yang berkembang di masyarkat.

“Karena masing-masing tim yang telah bekerja, ada kesan membawa dan melindungi kepentinan masing-masing korp atau lembaga tempat mereka bekerja,” kata Ari. “Sehingga memanag Presiden harus membentuk tim independent untuk menginvestigasi kasus Cebongan,” lanjutnya.

Akun Idjon Janbi sendiri dibuat, Kamis (28/3), dan mulai menyebarkan catatan kronologis tersebut,Jumat (29/3).  Idjon Djanbi adalah nama
mantan anggota Korps Speciale Troepen KNIL dan Komandan Kopassus Pertama, karena itu akun tersebut diduga nama samaran yang memang ingin membaut opini tandingan yang udah beredar di mayarakat.

“Itu nama akun samaran yagn memang ingin membaut opini tandingan dengan opini yang yang sudah berkembagn di masyarkat,” jelas Ari.

Sampai sekarang, catatan kronologi dan motif penyerangan LP Cebongan yagn dibuat oleh Idjon Janbi sudah dishare lebih dari 10 ribu orang. “Jadi agar
masyarkat tiak tambah bias tentang kasus peneyrangna LP Cebongan, presiden harus segera membatnuk tim independen untuk menginvestigasinya,” kata Ari. (Furqon Ulya Himawan)

()

MESKI sudah tercapai kata islah atau damai, namun kubu Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma…