Pria Ini Dikecam karena Mengaku Membunuh Ratusan Kucing

Wandi Yusuf    •    Rabu, 01 Jul 2015 22:34 WIB
unik
Pria Ini Dikecam karena Mengaku Membunuh Ratusan Kucing
Ini kecaman para pecinta kucing di laman change.org.

Metrotvnews.com, Jakarta: Aksi sadistis yang dilakukan Ony terhadap empat ekor kucing di Sidoarjo, Jawa Timur, mendapat kecaman puluhan ribu dari netizen.

Pantauan Metrotvnews.com di laman www.change.org/KucingSidoarjo, hingga malam tadi sudah 27.801 orang yang menandatangani petisi ini. Petisi yang digagas Surabaya-Sidoarjo Peduli Kucing Domestik ini sudah diunggah sejak lima hari lalu.

Komentar di petisi itu juga umumnya mengecam aksi pegawai sebuah bank ini yang menyeret empat kucing menggunakan mobil ayahnya. Bahkan, sejak kecil Ony mengaku sudah menyiksa ratusan kucing hingga mati.

"All life is precious, especially those that cannot defend themselves. (Semua kehidupan itu berharga, terutama bagi yang tak bisa membela diri)," demikian komentar Lesley Cains, warga Australia.

Herry Prasetyo, yang juga menandatangani petisi berkomentar, "Kekejian ini harus dihentikan karena bila dibiarkan bisa saja berkembang menjadi psikopat yang korbannya tidka lagi hewan, tetapi manusia."

Penggagas petisi menargetkan bisa mengumpulkan tanda tangan hingga 35 ribu orang. Dalam kecamannya, penggagas mengutuk tindakan Ony menyiksa kucing. Apalagi tindakan keji itu tanpa ada rasa bersalah dan disertai perasaan bangga.


(Ini komentar Ony di sebuah media sosial yang menyulut kecaman)

Surabaya-Sidoarjo Peduli Kucing Domestik meminta Kepala Kepolisian Resor Sidoarjo, Ajun Komisaris Besar Anggoro Sukartono segera memproses hukum Ony. "Agar ada efek jera terhadap oknum-oknum penyiksa hewan."

Penggagas juga meminta bank tempat Ony bekerja menindak perbuatan pelaku yang tak mencerminkan image perusahaan.

Hari ini, pihak bank juga sudah menggunakan hak jawabnya di laman yang sama. “Manajemen memohon maaf dan menyesali pernyataan yang dilontarkan karyawan di media social yang telah menimbulkan ketidaknyamanan."

Dian menegaskan manajemen telah menindak tegas Ony sesuai ketentuan perusahaan. Namun, di dalam tanggapan itu tak disebutkan sanksi apa yang didapat Ony.
 
Pernyataan yang dilontarkan Ony murni berasal dari pribadinya. "Sangat bertentangan dengan nilai-nilai yang dianut perusahaan," sebut pernyataan manajemen bank tersebut.


(UWA)