Pesawat Hercules Jatuh

Impian Serka Sutrisno Ingin Punya Angkot Kandas

Roni Kurniawan    •    Kamis, 02 Jul 2015 00:06 WIB
hercules jatuh di medan
Impian Serka Sutrisno Ingin Punya Angkot Kandas
Kerabat memperlihatkan foto Serka Sutrisno berpakaian dinas lengkap. Foto: MTVN/Pythag

Metrotvnews.com, Bandung: Salah satu dari empat korban meninggal akibat jatuhnya pesawat Hercules di Medan, yakni Serka Sutrisno, mempunyai angan-angan yang belum tercapai.

Prajurit yang bekerja di Depo Pemeliharaan 70 Satuan Pemeliharaan 71 Pangkalan Udara Sulaiman, Bandung, ini bercita-cita membuka bisnis baru, yakni menjadi pengusaha angkotan kota (angkot).

Bambang Suheryanto, kerabat sekaligus tetangga almarhum Sutrisno, sempat berbincang-bincang mengenai bisnis yang akan ditekuni Sutrisno sebagai penghasilan tambahan serta tabungan untuk masa depan kedua anaknya.

Sutrisno meninggalkan Ernayati, istrinya, dan dua anaknya yang masih belia, yakni Dela, 4, dan Khaerunnisa Safa, 3 bulan.

"Kita pernah berangan-angan punya mobil angkot buat usaha sampingan. Terus saya bilang, ya beli saja pakai utangan dulu, tapi dia ga mau. Itu yang saya tahu cita-citanya terakhirnya," ujar Bambang, di kediaman rumah duka almarhum Serka Sutrisno, di Jalan Puma Blok A Nomor 11, Asrama Lanud Sulaiman, Kabupaten Bandung, Rabu (1/7/2015).

Angan-angan Sutrisno tersebut harus pupus setelah perjalanan dinasnya menuju Pangkal Pinang berubah bencana. Di mata Bambang, Sutrisno merupakan orang yang humoris karena kerap bercanda dan berinteraksi baik dengan para tetangga di sekitar rumahnya. Bambang tak mengira saat Sutrisno berpamitan pada Senin (29/6/2015) untuk melaksanakan tugasnya merupakan pertemuan terakhir.

"Dia itu kan orang Jawa, tapi kita panggil Ambon karena seperti orang Ambon gitu," katanya.

Selain Serka Sutrisno, tiga anggota Depo Pemeliharaan 70 Satuan Pemeliharaan 71 Pangkalan Udara Sulaiman, Bandung, lain yang ada di pesawat nahas itu adalah Lettu Rahmat Shamdany, Serka Kaliman, dan Sertu Aang Subarya.

Almarhum Serka Sutrisno rencananya akan dimakamkan di kampung halamannya, di Solo. Sedangkan Serka Kaliman dimakamkan di Taman Makam Bakti Lestari Ciharum (area komplek Lanud Sulaiman), Kamis 2 Juli sekitar pukul 08.00 WIB.

Sertu Aang Subarya rencana dimakamkan pada Kamis 2 Juli sekitar pukul 08.00 WIB di dekat rumahnya di Jalan Babakan Cianjur, RT 2 RW 7, Kota Bandung. Sedanngkan jenazah Lettu Rahmat rencananya langsung diterbangkan ke Lhokseumawe, Nanggroe Aceh Darussalam.


(UWA)

Pengacara Sebut Dakwaan Novanto Imajinasi KPK

Pengacara Sebut Dakwaan Novanto Imajinasi KPK

6 hours Ago

Tim kuasa hukum Novanto mempertanyakan alat bukti yang menjadi dasar pembuatan surat dakwaan.

BERITA LAINNYA