September, Papua Punya Tambang Bawah Tanah Terbesar di Dunia

Desi Angriani, Annisa ayu artanti    •    Kamis, 02 Jul 2015 12:41 WIB
freeport
September, Papua Punya Tambang Bawah Tanah Terbesar di Dunia
Ilustrasi tambang Freeport. ANTARA FOTO/M AGUNG RAJASA

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Freeport-McMoran menyiapkan investasi sebesar USD15,5 miliar untuk membangun underground mining (tambang bawah tanah) di tanah Papua dan akan launching September.

"Mereka sudah menyiapkan investasi senilai USD18 miliar. USD2,5 miliar di antaranya untuk smelter, sisanya untuk pembangunan underground mining (tambang bawah tanah)," kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said, di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (2/7/2015).

Usai mendampingi Presiden Joko Widodo bertemu dengan CEO Freeport, McMoran James Moffet, Sudirman menjelaskan perihal kedatangan James ke Indonesia. "Pembangunan underground mining, yang kalau segalanya lancar maka pada September ini akan di launching," ujar dia.

Sudirman juga menjelaskan tambang bawah tanah ini akan mengukir sejarah di Indonesia. Pasalnya, ini merupakan tambang bawah tanah terbesar di dunia.

"Pertambangan bawah tanah Papua akan menjadi tambang bawah tanah terbesar di dunia," ujar dia.

Lebih lanjut, Sudirman menuturkan pencapaian sejarah itu dikarenakan karena hampir seluruh pekerja pembangunan tambang bawah tanah itu merupakan pekerja dari Indonesia.

"Sesuatu yang merupakan pencapaian bersejarah, karena lebih dari 95 persen pekerja di Papua adalah pekerja Indonesia," pungkas dia.


(AHL)

Pengacara Sebut Dakwaan Novanto Imajinasi KPK

Pengacara Sebut Dakwaan Novanto Imajinasi KPK

6 hours Ago

Tim kuasa hukum Novanto mempertanyakan alat bukti yang menjadi dasar pembuatan surat dakwaan.

BERITA LAINNYA