Bojonegoro Usulkan Tembakau Jadi Benih Unggul

Antara    •    Kamis, 02 Jul 2015 13:20 WIB
tembakau
Bojonegoro Usulkan Tembakau Jadi Benih Unggul
Ilustrasi -- FOTO: ANTARA/SENO

Metrotvnews.com, Bojonegoro: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur akan mengusulkan kepada Menteri Pertanian agar tembakau Jawa jenis Purwosoto, yang ditanam petani di sejumlah desa di Kecamatan Ngasem, sebagai benih unggul varietas lokal.

"Rintisan menjadikan tembakau Purwosoto menjadi benih unggul varietas local dengan melibatkan Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat (Balittas) Malang sudah dilakukan sejak tahun lalu," kata Kepala Bidang Usaha Perkebunan Dinas Perhutanan dan Perkebunan (Dishutbu) Bojonegoro Khoirul Insan, di Bojonegoro, Kamis (2/7/2015).

Ia menjelaskan identifikasi tembakau Purwosoto dilakukan di sejumlah desa di Kecamatan Ngasem sejak 2012. "Dari identifikasi yang dilakukan, dipilih tembakau Purwosoto terbaik, yang saat ini ditanam petani di Desa Mediunan, Kecamatan Ngasem," jelas dia.

Dia menjelaskan upaya mengusulkan Tembakau Purwosoto menjadi benih unggul masih membutuhkan waktu tiga kali musim tanam berdasarkan persetujuan dari Menteri Pertanian.

"Kalau memang memperoleh persetujuan dari Menteri Pertanian, maka tembakau Purwosoto akan menjadi benih unggul varietas lokal," katanya. 

Menurutnya para petani banyak menanam Tembakau Purwosoto di sejumlah desa di Kecamatan Ngasem, karena untuk memenuhi permintaan pedagang asal Temanggung dan Parakan, Jawa Tengah.

"Para petani menanam tembakau Purwosoto berdasarkan permintaan pedagang sejak lima tahun terakhir," ucapnya.

Seorang petani di Desa Mediunan, Kecamatan Ngasem, Sadiman, menjelaskan para petani  menanam tembakau Purwosoto karena memperoleh permintaan dari pedagang asal Magelang, Parakan, Jawa Tengah.

"Selama ini produksi tembakau Purwosoto selalu habis terbeli, Mengenai produksinya, cukup bagus bisa berkisar 1,3-1,5 ton tembakau kering/hektare, " ucapnya.


(SAW)