Soda dan Minuman Manis Menyumbang 184.000 Kematian per Tahun

Meilikhah    •    Kamis, 02 Jul 2015 14:15 WIB
kesehatan
Soda dan Minuman Manis Menyumbang 184.000 Kematian per Tahun
Ilustrasi minuman soda.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah penelitian dalam Jurnal Circulation menyebut, soda dan minuman dengan pemanis buatan menyumbang angka kematian sekitar 184.000 kasus per tahun. Laporan ini menyoroti penyakit yang ditimbulkan akibat mengonsumsi minuman-minuman tersebut, yakni diabetes, penyakit jantung dan kanker.

Para peneliti memperkirakan sekitar 133.000 orang meninggal karena diabetes akibat konsumsi minuman manis berlebihan. Sementara sekitar 45 ribu orang meninggal di seluruh dunia disebabkan penyakit kardiovaskular atau gagal jantung dan 6.450 lainnya meninggal karena kanker yang berhubungan dengan dua minuman tersebut.

"Banyak negara di dunia memiliki sejumlah besar kematian yang diakibatkan faktor makanan atau minuman manis tunggal, Ini harus menjadi prioritas global untuk secara substansial mengurangi atau menghilangkan minuman berpemanis dalam diet," kata penulis studi, Dariush Mozafarrian dari Tufts University di Boston.

Dari sejumlah negara di dunia, Meksiko memiliki angka kematian tertinggi akibat minuman manis dengan tingkat 450 kematian per juta orang dewasa. Hal ini diikuti oleh Amerika Serikat dengan 125 kematian per juta orang dewasa.

Para peneliti juga mengatakan jumlah umum gula yang tersedia di negara berkorelasi dengan frekuensi kematian akibat diabetes, penyakit jantung dan kanker. Laporan ini juga menemukan 76 persen kematian yang berhubungan dengan soda dan konsumsi minuman manis yang terjadi di negara-negara berpenghasilan menengah. Penelitian ini menganalisis 62 survei diet gula yang dilakukan antara tahun 1980 dan 2010 di 52 negara. (Al Arabiya)


(MEL)