Alex Usman Tersangka Kasus Scanner dan Printer 3D

Krisiandi    •    Kamis, 02 Jul 2015 14:44 WIB
korupsi ups
Alex Usman Tersangka Kasus <i>Scanner</i> dan <i>Printer</i> 3D
Alex Usman (tengah). Foto: Reno Esnir/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Direktorat Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri menetapkan Alex Usman sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan scanner dan printer tiga dimensi di sekolah-sekolah di DKI Jakarta.

Seiring statusnya itu, Bekas Kepala Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Selatan ini menjadi tersangka dalam dua kasus di Bareskrim. Sebelumnya, Alex merupakan tersangka kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) tahun anggaran 2013-2014. 

Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri Brigjen Wiyagus membenarkan status tersangka Alex Usman. "Ya, sebagai tersangka," kata Wiyagus saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2015).

Polisi menduga ada tiga modus operandi dalam kasus ini, yakni penggelembungan harga, proses pengadaan tak sesuai aturan dan penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau Owner Estimate (OE).

Hari ini, menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Agus Rianto, Bareskrim memeriksa dua orang PNS untuk kasus ini. 

"Dua orang PNS dari Jakarta Timur dan Jakarta Barat," tukasnya. 

Menurut pengacara Alex Usman, Eri Rossatria, kliennya ditetapkan sebagai tersangka sejak 10 hari lalu. 

Dia disangkakan Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 51 ayat (1) ke 1 KUHP.

"Pasalnya sama dengan kasus UPS," ujar Eri. 



(KRI)