Dugaan Pengaturan Skor di SEA Games 2015

Roy Suryo Siap Mempertanggungjawabkan Perkataannya

Alfa Mandalika    •    Kamis, 02 Jul 2015 14:50 WIB
suap olahraga
Roy Suryo Siap Mempertanggungjawabkan Perkataannya
Roy Suryo siap mempertanggungjawabkan perkataannya (Dok: MI/Rommy Pujianto)

Metrotvnews.com, Jakarta: Diam-diam ternyata mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo masih memperhatikan kondisi sepak bola nasional. Ia juga angkat bicara mengenai kasus pengaturan skor yang disebut-sebut menimpa Timnas Indonesia U-23 di ajang SEA Games 2015 Singapura beberapa waktu lalu.

Roy bahkan berani menyebut bahwa rekaman yang dibeberkan oleh seseorang berinisial "BS" beberapa waktu lalu adalah rekayasa. Roy juga mengatakan bahwa satu dari dua bukti rekaman yang dibeberkan oleh 'BS' dibuat di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Rekaman (soal pengaturan skor) ada dua. Rekaman yang dibuat sebelum semifinal dan rekaman yang dibuat untuk perebutan tempat ketiga (cabang olahraga sepak bola SEA Games)," tutur Roy ketika ditemui di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (2/7/2015).

"Bahwa beredar di sosial media tempatnya bukan di situ (Kantor Kemenpora), ya tapi salah satunya dibuat di situ (Kantor Kemenpora). Jadi bukan dua-duanya dibuat di Kemenpora, tetapi salah satu di situ,"tegas Roy.

Baca Roy Desak Kepolisian Tuntaskan Kasus Pengaturan Skor

Roy juga mengungkapkan dirinya tidak bermaksud membela pihak PSSI atau Kemenpora. Ini murni sikap ingin menyelamatkan sepak bola Indonesia. Roy pun siap bertanggung jawab atas apa yang dikatakannya.

"Tujuan saya adalah mari kita sama-sama membongkar mafia ini, tapi tidak hanya mengedarkan rekamannya saja padahal itu hanya abal-abal. Kenapa saya sebut abal-abal? karena itu dibuat hanya untuk seolah-olah untuk membongkar mafia. Tetapi yang diungkap tidak ada hubungannya, karena yang diungkap tidak ada hubungannya. Konon, mafia yang diungkap ini adalah mafia dari 2000 -- 2015. Tetapi itu hanya tebak-tebakan saja saat SEA Games kemarin," sambung Roy.

"Tapi, yang terpenting atlet kita jangan dikriminalisasi. Aji Santoso dan Pak Gede jika Anda keberatan, jangan menunggu setelah Lebaran. Saya tidak memihak ke mana-mana. Jika Anda yakin tidak terlibat, langsung laporkan ke kepolisian bahwa Anda tidak nyaman," kata Roy.

"Saya bertanggung jawab penuh atas apa yang saya katakan, tanggung jawab secara ilmiah dan pribadi," urainya.


(RIZ)