Menpora: Organisasi Cabor Berkuda Harus Segera Bersatu

   •    Kamis, 02 Jul 2015 15:11 WIB
olahraga
Menpora: Organisasi Cabor Berkuda Harus Segera Bersatu
Atlet berkuda nasional Larasati Gading (Dok: Antara/Saptono)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menerima sejumlah komunitas berkuda equstrian yang dipimpin Triwatty Marciano di Kantor Kemenpora Kemenpora Jakarta, Kamis 2 Juli. 

Kepada mereka, Menpora meminta cabang olahraga berkuda yang terpecah, segera bersatu dalam waktu tidak terlalu lama. Demikian rilis yang diterima Metrotvnews.com, Kamis (2/7/2015).

"Tolong segera diselesaikan secara cepat ya, biar segera clear urusannya. Saya minta Pak Bosar untuk merencanakan rapat bersama dengan Kementerian Pertanian untuk urusan karantina," kata Menpora usai menerima laporan sejumlah komunitas berkuda equstrian, didampingi Staf Ahli Informasi dan Komunikasi Pemuda dan Olahraga Amung Ma'mun dan Asdep Pembibitan Olahragawan Bosar Napitupulu.

Kedatangan komunitas berkuda ke Menpora adalah akan membentuk komunitas di bawah Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PP Pordasi). Sebagian dari komunitas equstrian yang ingin bergabung ini sebelumnya juga merupakan anggota Komisi Eqsutrian Pordasi, namun keluar membentuk Equestrian Federation of Indonesia (EFI).

Keinginan membentuk komunitas di bawah Pordasi merupakan sinyal positif persatuan organisasi berkuda yang selama ini berkonflik. 

"Kita sedang merumuskan bentuk komunitas kita sebab sebelum Oktober akan digelar Munas Pordasi," papar Triwatty Marciano. 

"Selain membentuk komunitas, Equestrian juga akan menunggu hasil dari pengadilan Arbitrase Olahraga Court of Arbitration for Sport (CAS)," tambah Rafiq Radinal, anggota komunitas Equstrian.

Situasi saat ini, jelas Triwatty, jaringan equstrian lebih banyak ada Pengprov ada di Pordasi, tapi keanggotaan internasionalnya ada di EFI. Dualisme ini perlu diakhiri demi pembinaan dan karena ada agenda nasional yang mendesak. 

"Ke depan ada PON Jabar dan event lainnya. Mudah-mudahan ke depan organisasi cabor berkuda menjadi satu," harapnya.


(RIZ)