Bupati Morotai Mangkir dari Panggilan KPK

Yogi Bayu Aji    •    Kamis, 02 Jul 2015 18:12 WIB
suap mk
Bupati Morotai Mangkir dari Panggilan KPK
KPK. Foto: Panca Syurkani/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Bupati Morotai Rusli Sibua mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal, dia sedianya diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan suap dalam penangan sengketa pilkada Morotai di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2011.

"Iya tidak hadir," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2015).

Panggilan ini seharusnya menjadi pemeriksaan perdana sejak Rusli resmi menjadi tersangka di lembaga antikorupsi pada 26 Juni lalu. Atas ketidakhadiranmya, KPK bakal mengagendakan kembali pemeriksaan terhadap Rulsi. "Kapannya, saya belum tahu," pungkas Priharsa.

Kasus dugaan suap penanganan pilkada Morotai ini merupakan pengembangan kasus suap terhadap Akil Mochtar sewaktu menjabat sebagai hakim MK. Akil diketahui sudah divonis hukuman penjara seumur hidup dalam kasus suap penanganan perkara di MK.

Modus suap Rulis dalam sengketa pilkada Morotai 2011 di MK terungkap dalam dakwaan Akil Mochtar yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum KPK di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis 20 Februari 2014. Menurut jaksa, Akil menerima Rp2,989 miliar supaya memenangkan pasangan Rusli Sibua-Weni R. Paraisu dalam pilkada itu.

Akibat perbuatannya, Rusli diduga melanggar Pasal 6 ayat 1 huruf a UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana dibuah UU nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.


(KRI)

KPK Diminta Segera Ungkap Nama Besar di Belakang Novanto

KPK Diminta Segera Ungkap Nama Besar di Belakang Novanto

2 hours Ago

Setelah vonis 15 tahun terhadap Setya Novanto diketuk, KPK diminta untuk segera mengungkap nama…

BERITA LAINNYA