Praperadilan Kedua IAS, KPK Siap Tunjukan Bukti

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 02 Jul 2015 19:05 WIB
praperadilan
Praperadilan Kedua IAS, KPK Siap Tunjukan Bukti
Ilustrasi Sidang Praperadilan --MI/Barry Fatahillah

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tak lagi mau kecolongan dalam sidang praperadilan. KPK akan menunjukan seluruh bukti dalam sidang praperadilan kedua bekas Wali Kota Makassar, Ilham Arief Sirajuddin (IAS).

Namun, KPK masih belum mau mengungkapkan bukti apa saja yang akan dimunculkan untuk mengalihkan Ilham Arief. "Ini kan baru pembacaan jawaban. Nanti teman-teman lihat besok kan sudah pembuktian. Besok bisa lihat bukti-bukti apa yang kita sampaikan," kata Biro Hukum KPK, Zainal Abidin, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis (2/6/2015).

Ia menyatakan, pihaknya telah menolak seluruh permohonan Ilham Arief dalam sidang jawaban. "Jawaban kita pada dasarnya pada pokoknya menolak seluruh permohonan yang diajukan pemohon," ujar dia.

Zainal memastikan KPK sudah menjerat kembali bekas Wali Kota Makassar itu sebagai tersangka. Penyidik, kata dia, akan bergerak cepat agar kasus ini dapat secepatnya masuk ke penuntutan.

Seperti diketahui, Ilham Arief sempat lepas dari status tersangka setelah berhasil memenangkan sidang praperadilan di PN Jaksel, 12 Mei 2015 lalu. PN Jaksel mengabulkan gugatan bekas Wali Kota Makassar ini karena KPK tak punya cukup bukti dalam menjerat sebagai tersangka.

Kemudian, KPK kembali menetapkan Ilham Arief menjadi tersangka dengan menerbitkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) baru. Dia dijerat dengan kasus yang sama yakni, Kerja sama rehabilitasi dan transfer kelola air di PDAM Makassar tahun 2006-2012.

Dalam kasus ini, Ilham Arief disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.


(TII)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA