Pesawat Hercules Jatuh

PM Singapura Tulis Surat Simpati ke Jokowi Terkait Kecelakaan Hercules

Fajar Nugraha    •    Jumat, 03 Jul 2015 11:41 WIB
hercules jatuh di medan
PM Singapura Tulis Surat Simpati ke Jokowi Terkait Kecelakaan Hercules
Pesawat Hercules TNI AU yang jatuh di Medan (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menulis surat kepada Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan duka cita atas kecelakaan pesawat Hercules di Medan.

Selain PM Lee, surat serupa juga ditulis oleh Wakil Perdana Menteri Teo Chee Hean dan Menteri Pertahanan Ng Eng Hen.

Seperti dalam keterangan tertulis Kedubes Singapura, yang diterima Metrotvnews.com, Jumat (3/7/2015), surat tertanda 2 Juli 2015 itu berisi:

"Dear President Jokowi,


I was saddened to hear of the tragic crash of the military plane in Medan on 30 June 2015. On behalf of the Government of the Republic of Singapore, I extend our deepest condolences and sympathies to the families who lost their loved ones in this tragedy. Our heartfelt sympathies also go to those who were injured in this tragic accident.

Yours sincerely,



Lee Hsien Loong"



Dalam Bahasa Indonesia berarti:

"Presiden Jokowi,

Saya merasa sedih mendengar kecelakaan tragis pesawat militer di Medan pada 30 Juni 2015. Atas nama Pemerintah Republik Singapura, saya menyampaikan duka mendalam dan simpati kepada keluarga yang kehilangan orang terdekatnya dalam tragedi ini. Simpati kami juga disampaikan kepada mereka yang terluka dalam insiden tragis ini.


Hormat kami,


Lee Hsien Long"


Surat serupa juga dikirimkan oleh Wakil PM Teo Chee Hean kepada Menkopolhukam Tedo Edhi Purdijatno. Dalam suratnya, Teo yang juga menjabat Menteri Koordinator Keamanan Nasional Singapura menyebutkan kesedihannya atas tragedi yang menewaskan 141 jiwa itu. Simpati disampaikannya kepada pemerintah dan rakyat Indonesia di saat yang menyedihkan ini.

Sementara Menteri Pertahanan Ng Eng Hen menuliskan surat simpati yang ditujukan kepada Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

Sama seperti dua surat simpati sebelumnya, Ng Eng Hen menyatakan duka mendalam atas kejadian ini. menurutnya, sebagai sahabat Indonesia khususnya TNI, Kementerian Pertahanan Singapura (MINDEF) dan Angkatan Bersenjata Singapura (SAF) siap memberikan bantuan di saat yang menyedihkan bagi Indonesia.

"Jangan ragu untuk menghubungi kami, jika ada yang bisa kami bantu," tulis Ng Eng Hen.

Sampai semalam sudah ada 96 jenazah yang dapat diidentifikasi yakni 33 anggota TNI AU, enam anggota TNI AD dan 58 warga sipil. Saat ini proses identifikasi baru dilanjutkan kembali.


(FJR)